Blog Ini Berisi Tentang Curahan Hati, Cerita Ketika Jalan-jalan, Ngulik-ngulik Makanan dan Tempat Nongkrong, Kadang Juga Bahas Yang Lain. Intinya Blog Ini Gado-gado Banget. Awas Kalau Bacaannya Bikin Nagih, Hehehe.

Rabu, 31 Oktober 2018

Indonesia Masih Dalam Duka: Kota Palu Dan Sekitarnya Masih Mencoba Melakukan Pemulihan

Duka Masih Menyelimuti Indonesia
Foto: jadimandiri.org

Halo kembali bersamaku melankolis muda, hehe. Huft, akhir-akhir ini negeriku banyak menderita duka. Entah mengapa hal ini bisa terjadi. Apakah memang tuhan sayang terhadap negeri ini atau hal ini adalah teguran. Salah satu duka yang menggemparkan negeri ini bahkan sempat menjadi pemberitaan di media internasional adalah gempa dan susulan tsunami di Palu dan sekitarnya. Kali aku akan bahas hal itu. Baca terus yuk biar tau bagaimana keadaan Kota Palu dan sekitarnya saat ini.

Kota Palu sebelumnya merupakan sebuah tempat yang damai. Aktifitas kota ini dan beberapa kota sekitarnya juga terbilang sudah baik. Dari sektor perekonomian, pariwisata, industri, maupun sektor-sektor lain sudah bersinergi. Namun sebulan yang lalu, hal ini menjadi berubah 360 derajat. Duka pun datang menimpa. Gempa sebesar 7,4 skala richter mengguncang Palu dan sekitarnya. Yang kemudian diikuti oleh air alut yang menggulung “Tsunami”. Betapa terkejutnya, karena sebelumnya tak lama sebelum itu, gempa juga menggoncang daerah Lombok dan juga masih memberikan bekas duka yang mendalam.

Sudah sebulan lebih beberapa hari duka yang menghampiri Palu dan sekitarnya terjadi. *Apakah Palu masih terbayang trauma duka?*.  Sepertinya duka memang tak bisa sekejap menghilang begitu saja. Apalagi trauma mendalam akan membekas. Namun Palu dan sekitarnya sudah mulai beranjak. Membenahi semua yang sudah diluluh lantakkan oleh alam. Dan itu semua juga berkat dukungan seluruh masyarakat Indonesia, bahkan masyarakat dunia juga.


Pembangunan Untuk Memulihkan Palu
Foto: jadimandiri.org

BUMN bersama para relawan serta pemerintah terus melakukan usaha pemulihan Palu dan sekitarnya. Di salah satu desa yakni di desa Tolu dan Sibulaya contohnya. Pemulihan yang dilakukan adalah membangun 400 rumah hunian sementara untuk masyarakat yang menerima dampak dari gempa.

BUMN hadir untuk negeri melalui Bank Mandiri lah yang berperan besar untuk melakukan pemulihan ini. Fasilitas lain yang menunjang pemukiman pun juga dibangun seperti toilet, aula sederhana, sekolah sementara dan termasuk sekolah sementara untuk anak-anak. Hal ini dilakukan karena masyarakat pastinya menginginkan kenyaman dalam melangsungkan hidup.



Pekerja Yang Melakukan Pembangunan
Foto: jadimandiri.org

Pembangunan Sekolah Sementara
Foto: jadimandiri.org

Yang sangat menjadi sorotanku adalah pembangunan sekolah yang tengah dilakukan. Ini adalah sebuah tindakan yang sangat baik. Karena anak-anak lah yang memiliki tingkat trauma tinggi terhadap suatu kejadian. Dengan dibangunnya sekolah kembali, mereka dapat menimba ilmu kembali. Menerima wawasan baru. Dan juga mereka akan menerima pemulihan mental yang dilakukan oleh guru. Karena ditangan anak-anaklah suatu saat nanti daerah akan dibangun kembali seperti semula, bahkan bisa akan lebih maju. Nah, makanya jangan sampai mereka larut dalam trauma mendalam karena duka yang sudah menimpanya. Ini nih alasan pembangunan sekolah sementara.

Oh iya, pembangunan rumah tinggal sementara untuk guru pengajar juga dilakukan lho. Tempatnya tepat berada di depan sekolah sementara. Jadi guru pengajar tak lagi kebingungan lagi untuk tinggal. Ini sangat membantu para siswa kedepannya. Kalau siswa kebingungan tentang sesuatu yang berhubungan dengan mata pelajaran, kan siswa bisa tuh dateng langsung ke rumah gurunya. Kan deket.


Ibu Rini, Menteri BUMN Datang Langsung
Melihat Kondisi Pembangunan
Foto: jadimandiri.org

Oh iya, kemarin Ibu Rini, Menteri BUMN juga menyempatkan datang langsung melihat bagaimana proses pemulihan yang dilakukan oleh BUMN. Kedatangannya pun disambut dengan hangat oleh para masyarakat. Bu Rini juga ingin merasakan apa yang sedang masyarakat. Ketika sesaat Bu Rini datang, dengan gaya casual dan friendly-nya, beliau langsung menuju dapur umum. Ngapain sih di dapur umum? Nah jadi pertanyaan besar nih. Ternyata Bu Rini Mengambil KaledoMakanan khas di daerah ini” untuk diberikan ke Pak Tiko, Direktur Utama Bank Mandiri.


Bu Rini Bersama Dirut Bank Mandiri dan Staf Desa
Foto: jadimandiri.org

Gak hanya ngambilin sih, Bu Rini juga mencoba langsung Kaledo, yang memang rasanya enak banget. Beliau juga disuguhi durian dari Parigi yang ukurannya gede banget. Sampe-sampe Bu Rini kaget tuh liat ukurannya. Setelah menikmati hidangan yang sudah disuguhkan, Ibu Menteri yang supel ini juga menyempatkan berbincang dengan dirut Bank Mandiri dan staf desa. Menanyakan bagaimana kondisi pemulihan yang dilakukan dan kondisi para pengungsi yang ada.

Bu Rini juga menyempatkan untuk berkeliling melihat kondisi langsung. Salah satunya ke sekolah sementara yang sudah dibangun. Melihat anak-anak kembali bersekolah. Memberikan kata-kata mutiara untuk memotivasi anak-anak. Ini nih salah satu pesan beliau “Belajar yang rajin ya, agar suatu saat nanti bisa menjadi orang hebat dan dapat membangun desa kembali semula”. Memanglah beliau sangat menginginkan Palu bisa kembali seperti semula. Menjadi tempat yang aman dan tentram.



Perform Anak-anak Menyambut Bu Rini Di Aula Bersama
Foto: jadimandiri.org

Saat mengunjungi aula bersama. Bu Rini disambut dengan perform dari paduan suara anak-anak yang menyanyikan lagu. Sempat terlihat ada yang meneteskan air mata. Saking harunya membawakan lagu, yang ternyata nih lagunya tentang kejadian bencana yang telah menimpa mereka. Perasaan haru dan bangga melihat meraka.

Pembangunan yang sudah hampir rampung semua. Banyak fasilitas yang sudah bisa digunakan kembali, seperti ATM, Bank, Bandara, dan masih banyak lagi fasilitas lain menandakan Palu dan sekitarnya sudah mencoba bangkit. Relawan pun masih juga masih banyak tersebar. Membantu para masyarakat dan mencoba meringankan beban yang ditanggung. Kembalilah seperti semula, itulah harapan dari Inonesia. Indonesia akan tetap terus mencoba membantu.



Para Relawan Yang Masih Setia Membantu
Foto: jadimandiri.org

Keharmonisan Relawan Dan Pengungsi
Foto: jadimandiri.org

Mungkin itu aja sedikit kisah Palu dan sekitarnya yang sudah membaik kondisi dan keadaannya. Yuk terus berikan suport dan bantuan. Duka mereka yang ada disana juga duka kita semua yang ada di negeri ini. Kalau ada pertanyaan seputar tulisan ini, langsung komentar aja yak. Bakalan dibales kok. Terimakasih. *Keep Spirit, Indonesia always with you*
Read More

Sabtu, 27 Oktober 2018

Kisahku Jadi Player Moba Analog Mobile Lagend: Game Online Yang Masih Eksis Di Semua Kalangan

Game Online Mobile Lagend
Halo semua kembali bersamaku melankolis muda, hehe. Bosen nih seriusan dah, masak iya aku bahas jalan-jalan mulu. Oke deh, fix bakalan bikin konten yang gak berhubungan dengan jalan-jalan di konten kali ini. Tapi kalau gak bahas jalan-jalan bakalan nulis apaan? Yeee penasaran kan, hehe. Baca terus deh. Pokoknya masih berkaitan dengan hobiku kok.

Baiklah, aku mulai. Semenjak hadir dunia baru di Indonesia. Dunia yang menjadi trending di kalangan remaja, orang dewasa, bahkan anak-anak kecil. Aku pun juga ikut merasakan euforianya. Moba Analog, itulah dunia baru saat ini. Nah salah satu yang booming nih ya, sampe viral-viral yakni Mobile Lagend. Nah aku nih yak, salah satu pemainnya nih, hehehe. Gimana ceritanya aku sampe download ini game? Kuy lah baca terus.

Dulu kalau gak salah masih 2017. Sebelum viral banget ini game. Waktu itu game online masih dikuasai COC. Aku pensaran liat salah satu temen yang hp-nya miring mulu. Ketika aku tanyain nih, ternyata dia lagi main Mobile Lagend. Awalnya sih biasa aja. Belum penasaran dengan ini game. Tapi selang 3 hari *inget banget sama tanggal download, tanggal jadian inget gak? Eh lupa belum jadian, wkwk*, aku mulai penasaran dan mulai download ini game.

Awalnya gak ngerti banget dengan ini game. Mau ngapain dah awalnya gak tau. Setelah tanya-tanya akhirnya bisa tuh, yah meskipun gak jago, hehe. Tetep aja main aku meskipun sering kalah. Saat itu sih emang lagi pas banget lagi pusing dengan Tugas Akhir. Yahh mahasiswa juga punya titik jenuh kan.



Udah Epic Aja, Solo Player Ini

Setelah satu bulan aku masih di tier Master, wkwk. Noob kan aku. Tier itu kayak devisi gitu deh. Devisi di Mobile Lagend tuh ada 7, ada Warrior, Elit, Master, Grandmaster, Epic, Lagend, Mythic. Aku masih di devisi tiga tuh kan, hahaha. Eits, sekarang gak lagi. Sekarang aku udah di devisi Epic nih. Yah masih gak jago juga sih. Kalo jago mah pasti udah di Mythic, hehe. Aku juga main game kalau gak lagi riweuh sama kerjaan. Kalau lag riweuh mah gak kesentuh ini game.

Mobile Lagend memiliki daya tarik bagiku. Kenapa aku bilang gitu? Yah, saat ini udah banyak moba lain yang bermunculan, tapi peminat Mobile Lagend masih banyak. Mereka banyak yang masih setia. Walaupun ada juga yang udah pindah ke moba lain. Dari game yang satu ini banyak kisah yang ku lalui. Ada nih waktu main game, eh ternyata ditengah permainan calon doi telepon. Nah ini nih, kalau lagi dalam game ada telepon adalah suatu masalah yang besar. Karena saat tu akan menghadapi pilihan hubungan kandas atau bintang dalam game lepas, wkwkw miris gak tuh.


Hasil Main Saat Jam Malam, Gak Ketemu Bocah

Bukan hanya itu sih. Aku juga ada pengalaman dalam game yang paling ditemui, yakni player AFK (meninggalkan game) dan player bocah. Waduh susah banget cuy kalau udah ketemu dua player ini. Bintang pasti lenyap. Permainan jadi gak seru. Hati panas pikiran keras. Bawaannya pengen ngegas. Lengkap kan hahaha. Pokoknya sering banget nih aku ketemu dua player ini. Sampe ada tuh tips dar para pro player, jangan main game Mobile Lagend ini saat jam pulang sekolah atau istirahat sekolah. Mainlah saat tengah malem *kalau ini main sama hantu, hehehe tengah malem mah waktunya tidur*. Makasih banget deh buat para pro player Indonesia deh. Banyak banget tips dan trik dari kalian.

Ehh di game ini juga bisa streaming. Nah bisa tuh dapet penghasilan dar game. Banyak kok yang berpenghasilan dari game ini. Tentunya buat mereka pro player. Yang udah pada Mythic, bintang udah ratusan bahkan ribuan. Player yang udah jago hero Fanny *hero paling susah dikendalikan nih di Mobile Lagend, dan aku gak bisa hero ini, wkwk*. Di game ini banyak hero pilihannya gaess. Ini nih yang aku suka. Ada dua hero dari Indonesia pula, Gatot Kaca dan Kadhita. Menghargai banget deh. Bukan dari Indonesia doang kok. Hero asli negara lain juga banyak.

Kompetisi untuk game ini juga banyak bertebaran. Mulai dari kompetisi online juga kompetisi langsung ditempat juga banyak. Ada juga yang kompetisi antar negara. Ada yang antar team juga. Di Indonesia juga udah banyak team yang isinya para top global dan pro player yang namanya udah menggaung di dunia. Dua team yang jadi idolaku mah RRQ dan EVOS. Seneng tuh kalau liat mereka yang main di dua team ini. Dan salah satu dewa youtuber gaming ada di salah satu team ini. Siapa dia? Dia adalah Jess No Limit. Kalau kalian player Mobile Lagend gak kenal dia mah berarti kalian player abal-abal hahaha.


User Marksman Dan Assassin

Mungkin itu aja sih ceritaku tentang game online Mobile Lagend. Jangan sampe putus sama pacar gegara game yak. Sakit coy di hati hahaha. Oh iya aku lumayan nih kalau main di role Marksman dan Assassin nih. Kalau mau main nih nama ID ku Bolijay18. Kalau mau mabar kuy lah. Tapi sorry yak kalau pas main nanti gak jago-jago banget, hehehe. Kalau masih anak-anak jangan kecanduan main game yak. Buat orang tua jangan sampai anak-anak lepas pantau kalau lagi main game. Kalau ada pertanyaan seputar Mobile Lagend, langsung komentar yak. Pasti dibales kok. Terimakasih.


Read More

Rabu, 24 Oktober 2018

Sensasi Aneh Saat Mencoba Jalur Lumajang Malang Via Ranupani Poncokusumo: Pemandangannya Bikin Nagih Coy




Halo semua kembali bersamaku melankolis muda, hehe. Kali aku pengen cerita tentang pengalamanku saat pergi ke kota Malang nih. Yah, jatuhnya sih masih dalam konteks jalan-jalan sebenarnya. Tapi masih belum banyak yang tau mungkin nih. Pokoknya sensasi jalur yang aku lewati kali ini bikin nagih. Kok bisa sih? Penasaran kan? Nah, yuk baca terus. Biar gak penasaran lagi.

Mulanya aku pengen jalan-jalan aja sih ke kota Malang. Maklum lah saat itu posisinya masih jomblo, haha *gak usah sebut jomblo juga kali yak*. Nah terus waktu itu pengen cepet aja tuh sampe di Malang. Terus ada yang ngasih saran tuh buat lewat jalur Ranupani Poncokusumo. Karena belum sempat lewat kan, penasaran tuh. Akhirnya ku pilih aja lewat jalur Lumajang Malang via Ranupani Poncokusumo ini.

Ketika pertama masuk tuh, hutan coy yang dilewatin. Aku kan berangkat sama adik tuh. Adik aja tanya mulu dah. *eh mas iki lewat kene tenan a?* kalau ditranslate sih *eh bang ini seriusan lewat sini*. Gak yakin dia coy, haha aku aja juga gak yakin sebenarnya. Yah tapi diem aja aku gak jawab. Yang penting kata temen lewat nih jalan cepet, gokil lagi. Tapi apaan nih gokil. Hutan mulu, gokil kalau sendiri terus ada apa-apaan. Bisa modar.

Satu jam melewati hutan akhirnya sampe tuh di desa Ranupani. Begh mungkin ini yang dibilang temen. View-nya keren banget euy. Banyak keliatan juga para pendaki nih, baik yang udah turun maupun baru mau naik. Asri banget. Berasa ada di Dieng *haha padahal belum pernah ke Dieng*. Adikku juga diem tanpa kata ketika nyampe desa Ranupani ini. Yaudah akhirnya lanjut aja deh. Motor masih belum mau berhenti nih. Greget dia kayaknya.



Spot Fotonnya Keren Banget kan

Sampe salah satu spot aku berhenti dengan sendirinya. Gokil banget. Hawa dingin yang khas pegunungan dengan view luar biasa menyambutku di spot ini. Saat itu panas sih, tapi juga dingin. Bayangin aja deh ada di ketinggian lebih dari 2000 mdpl, meskipun panasnya matahari menyinari dengan riang tetep aja dingin tuh. Aku sempetin foto di spot ini. Dan memang hasilnya begh, luar biasa coy. Ya karena pengaruh tempat yang instagrammable. Gak kalah deh dengan para artis MTMA, *muji diri sendiri mulu perasaan*.

Setelah melepas penat, kira-kira 15 menitan deh, lanjut lagi jalan tuh. Sebenarnya udah gak sabar pengen sampe Malang. Setelah beberapa lama melaju, jalan udah mulai turun tuh. Begh tajem-tajem pula belokannya. Pokoknya kalau motor matic, gak aku saranin deh buat lewat jalur ini. Kecuali gak boncengan baru boleh, tapi kudu hati-hati.

Pada satu ketika, rem motorku menemui kendala. Nah mulai panik nih, seriusan deh. Bisa-bisanya rem belakang gak ada fungsinya coba. Baru kali itu aku mengalami kejadian horor masalah rem. Yang panik bukan aku doang, adik pun begitu, haha. Tapi masih bisa berhenti tuh, sambil ngecek-ngecek ada apa dengan rem motorku. Aku siram air *barang kali kepanasan yak*. Ehh kurang ajarnya adikku yak. Sempet dia motret-motret. Katanya tempatnya bagus.



Sempat Juga Ganti Baju
Padahal Posisi Pusing Mikir Rem Motor

Aku perhatiin aja saat itu. Ehh adikku makin menikmati motretnya. Udah gak tahan tuh mikirin motor kan. Aku samperin aja. Dannn aku minta fotoin, hahaha. Daripada pusing kan mikirin motor. Ya ikutan deh motret-motret. Eits, bagus beneran ternyata. Sempatin juga saat itu ganti jaket. Yah biar keliatan keren dikit, hehe. Tapi ya gitu, mau motret harus nunggu kendaraan lewat. Kalau enggak ya kurang bagus hasilnya. Eh ini tempat fotonya di pinggir jalan, tapi bagus, instagrammable juga kayak di spot pertama berhenti untuk istrahat.

Setelah puas foto, eh baru keinget lagi dengan motor. Ternyata rem motornya sudah berfungsi kembali. Mungkin sengaja motor  nyuruh berhenti buat foto kali. Yaudah, tau motor udah ready, langsung tancap gas lagi deh. Dengan hati riang dapet stok foto banyak, melaju lah motorku. Tentunya akan lebih hati-hati deh. Pelan-pelan tapi pasti.



Spot Ke 3 Gak Kalah Keren Nih

Ehh gak berselang lama, ada tempat bagus lagi nih. Begh ya berhenti lagi deh. Terserah dah mau nyampe jam berapa, yang penting stok fotonya banyak, hahaha. Gak kalah instagrammable dengan spot pertama dan kedua. Nyempetin juga buat ganti baju. Ehh lebih tepatnya merangkap baju yang udah dipake dengan yang baru. Pokoknya biar tampil kece mah kudu berjuang deh. Yang aku tau nanti aku punya foto-foto bagus. Tempat yang ini pokoknya bagus deh. Cocok banget buat berfoto ria. Tapi ya gitu, kudu hati-hati karena memang tempatnya ada di pinggir jalan. Dan kudu sabar juga kalau ada kendaraan lewat. Proses ngambil fotonya akan terganggu soalnya.

Setelah 15 menitan, ku rasa cukup deh dengan beberapa foto yang ciamik. Stok untuk instagram udah banyak. Akhirnya aku jalan lagi deh. Yah capek juga berhenti mulu buat ngambil foto kan. Gak sampe-sampe juga ntar ke kota Malang. Ehh di jalur setelah ini juga banyak tempat destinasi wisata lho. Ada beberapa coba, kalau bahasa sundanya curug, kalau bahasa Indonesianya air terjun, hehehe. Kalau emang banyak waktu luang mampir dah aku saat itu. Ya berhubung gak punya yaudah lanjut aja. Sempat juga aku liat beberapa penjual kopi. Lumayan kan kalau mau istirahat sambil ngopi.

Setelah sampai desa Gubuk Klakah kecamatan Poncokusumo, jalannya udah lumayan. Halus dan gak nikung-nikung tajam gitu. Dan pastinya udah banyak juga rumah-rumah warga. Dan satu lagi, viewnya udah sama aja kayak di tempat lain hehe. Jadi gak bisa berhenti lagi buat ngambil foto. Nanggung juga kan, beberapa gas lagi udah sampek tuh di kota. Oh iya dari Gubuk Klakah ini hanya 30 menitan kalau gak salah buat ke kota Malang. Jadi total perjalananku dari Lumajang 4 jam-an deh. Itu juga sambil berhenti-berhenti karena problem dan memperbanyak stok foto hahaha. Tapi gak nyesel deh mau lewat jalur ini lagi kalau mau ke Malang.

Mungkin itu aja sih ceritaku saat mencoba jalur via Ranupani Poncokusumo dari Lumajang menuju Malang. Dengan beberapa kisah unik dan juga sedikit horornya, hehe. Dengan beberapa foto gokil juga pastinya. Ehh iya, aku Canon user lho. Hasil jepretannya keren. Nyaman deh pake Canon. Kalau ada pertanyaan seputar kisahku ini, langsung komentar deh. Bakalan dibales kok. Terimakasih.


Read More

Jumat, 19 Oktober 2018

Kampung Meubel Pasinan Karangbendo: Belajar Dan Praktek Wawasan Baru Dalam Dunia Meubel

Belajar Dan Praktek Wawasan Baru Dalam Dunia Meubel

Halo semuanya kembali bersamaku melankolis muda, hehe. Kali ini aku akan bahas jalan-jalan lagi nih. Duhh, bahas jalan-jalan mulu dah perasaan. Jangan pernah bosen deh bacanya, karena bakalan ada lebih banyak lagi pembahasan jalan-jalan ke tempat seru lainnya. Eh, kali aku jalan-jalan masih di seputar Kabupaten Lumajang lho. Kemana sih? Dan ngapain aja sih di jalan-jalanku kali ini? Penasaran kan? Baca terus yuk.

Kali ini aku jalan-jalan ke salah satu desa industri yang ada di Kabupaten Lumajang. Namanya adalah *Kampung Meubel  Pasinan Karangbendo*. Desa ini letaknya gak jauh lho dari pusat kota, hanya 4 KM kok, tepatnya berada di Kecamatan Tekung. Mau naik motor atau mobil akses jalannya sama, dan jalannya bagus.

Nah ngapain sih aku di Kampung Meubel Pasinan ini? Nih aku bahas. Kemarin, aku dateng ke kampung pasinan ini tanpa sebuah alasan. Aku dateng ke kampung ini karena kampung meubel ini kedatangan tamun yang istimewa. Kenapa aku bilang gitu? Ya karena meman tamu yang datang merupakan seorang yang berkompeten dalam bidang meubel dari UPTI Kayu Jawa Timur. Sambutan meriah dengan wajah gembira sangat terasa. So, aku mendampingin para pengusaha meubel di kampung pasinan ini untuk belajar ilmu baru dalam pembuatan produk meubel.



Belajar Itu Butuh Proses, So Nikmatilah

Para pengusaha yang ikutan dalam kegiatan belajar bareng ini antusias banget lho, serius. Ada 30 orang deh kalau gak salah. Dan mereka buka hanya dari kalangan orang tua aja, banyak yang muda juga. Jadi gak tua gak muda pada semangat belajar. Seneng liatnya. Kemarin itu mereka dikasih pengetahuan tentang finishing pada produk meubel. Pokoknya gimana caranya biar produk meubel ini jadi makin ciamik, diajarkan di kegiatan ini. Eittsss, bukan hanya belajar teori nih. Mereka juga diberikan kesempatan untuk praktek langsung.



Media Buat Belajar Nih

Peserta kegiatan belajar finishing meubel ini, diberi 3 media sebagai bahan untuk coba-coba dan belajar. Kalau gak salah kemarin ada triplek dan kayu yang keliatan deh. Nah itu ntar udah sebagai media mencurahkan segala yang telah diberikan oleh instruktur dari UPTI Kayu, asekkk. Penasaran kan hasilnya kayak gimana nanti. Baca terus deh, ada foto-foto keren hasil para peserta nanti.



Mereka Gak Sungkan Buat Belajar Langsung

Para peserta yang notabennya udah mahir nih pakai alat-alat meubel gak sungkan-sungkan tuh pakai semua alat-alat yang ada. Cekatan banget deh. Oh iya kegiatan kali 2 hari, sampe lupa mau bilang. Jadi peserta kali gak tanggung-tanggung belajarnya. Saat proses pertama, mereka diberikan wawasan tentang pewarnaan dasar dulu nih. Nah kalau hanya pewarnaan dasar mah mereka udah jago tuh. Langsung garcep mereka.



Sebelum Diwarna Dihaluskan Dulu Lho

Kemudian juga mereka diajarkan pewarnaan yang lanjutan, dan tekstur. Nah yan tekstur ini para peserta yang semangat-semangatnya. Soalnya buat mereka, ini baru pertama kali mendapatkan wawasan dan bisa praktek langsung lagi. Nah hal yang begini nih yang bikin seneng sekaligus semangat bagi Penyuluh Lapangan sepertiku. Kalau pesertanya pada antusias dan semangat, hati itu seneng, diri itu bangga, dan terpacu juga untuk terus melakukan pembinaan.



Hasilnya Bagus Kan? Pada Kreatif Sih

Hasil yang udah dihasilkan para peserta bagus-bagus. Warnanya unik. Teksturnya bagus banget. Bahkan ada yang kayak marmer, hehehe. Menurutku sih gitu. Nah menurut salah satu peserta nih, namanya bapak Satuhari. Beliau juga aktif dalam dunia meubel meskipun gak secara langsung. Menurut beliau, kegiatan yang seperti ini merupakan kagiatan positif. Membantu banget buat para pengusaha meubel karena sudah diberikan kesempatan untuk belajar ilmu baru dan sekaligus bisa mempraktekkannya. Jadi mungkin lewat kegiatan ini produk dari Kampung Meubel Pasinan dapat terus berkembang dan dapat dikenal oleh masyarakat luas.

Aku juga sempet ketemu dengan pemuda karang taruna dari Kampung Meubel Pasinan nih. Katanya di Kampung Meubel Pasinan ini ada lho semacam festival gitu. Tapi festivalnya tentang meubel. Kan keren. Baru denger nih yang kayak gini aku. Dan kegiatan ini sudah dilaksanakan 2 kali lho. Duh jadi pengen tau kek gimana festivalnya. Semoga tahun depan ada lagi nih. Biar bisa aku ulik nih gimana itu acaranya. Dan pastinya biar temen-temen pembaca juga tau gimana sih festival meubel di Kampung Meubel Pasinan ini.



Antusiasme Para Peserta Kegiatan

Mungkin itu aja sih pembahasan kali ini. Seru kan jalan-jalanku. Jalan-jalan itu gak mulu ke mall atau alam bebas euy. Kita juga bisa jalan-jalan sambil belajar ke desa-desa wisata dan desa-desa industri. Ya kayak aku gini deh. Jadi dapat plus tuh. Bisa refreshing, dapet ilmu dan wawasan baru, serta dapet temen baru lagi, kan seru. Dukung terus yuk industri kecil yang ada di daerah. Produk lokal itu bagus-bagus. Kalau ada pertanyaan soal Kampung Meubel Pasinan, langsung komentar deh, bakalan dibales kok. Terimakasih.
Read More

Senin, 15 Oktober 2018

Produk Unggulan Lumajang Hadir Di Acara Jatim Fair 2018


Produk Unggulan Lumajang Hadir Nih di Jatim Fair 2018

Halo semuanya, kembali bersamaku melankolis muda, hehe. Kali ini aku akan bahas jalan-jalan lagi nih. Duh pokoknya gak ada bosennya deh kalau bahas jalan-jalan. Namanya juga hobi kan, mau gimana lagi? Eh, pada udah tau belum kalau ada acara Jatim Fair? Kemarin aku dateng ke acara ini lho. Ngapain sih aku dateng ke Jatim Fair 2018? Penasaran kan, baca terus deh biar gak penasaran lagi.

Sebelumnya aku akan bahas sedikit tentang Jatim Fair. Jatim Fair merupakan acara tahunan dimana pada acara ini hadir seluruh kabupaten di Jawa Timur untuk mempromosikan produk-produk terbaiknya. Nah salah satu kabupaten yang hadir nih yakni kabupaten Lumajang. Wehh kabupaten andalanku nihh hehe. Namanya juga putra daerah Lumajang, pastinya dukung Lumajang lah.



Stand Kabupaten Lumajang
Keren kan?

Di acara Jatim Fair 2018 ini, kabupaten Lumajang menghadirkan produk-produk unggulan yang ada. Memang kebanyakan produk olahan makanan sih. Tapi bukan berarti gak ada produk lain lho ya. Banyak kok yang lain. Nanti aku bahas satu-satu deh. Jangan khawatir. Sekarang bahas olahan makanan dulu.

Produk olahan makanan yang dihadirkan oleh stand kabupaten Lumajang banyak banget. Ada keripik pisang, singkong, dan talas, ada abon ikan, cadang mas. Waktu kemarin aku dateng itu sih yang paling nampak banget. Karena hampir memenuhi stand. Salah satu yang menyita perhatianku saat itu adalah  *Abon Ikan Salem Tekkuneh*. Liat sendiri deh foto produknya.


Produk Abon Ikan Salem Tekkuneh

*Abon Ikan Salem Tekkuneh* ini diproduksi oleh UD Pantes kabupaten Lumajang. Untuk komposisinya sih sama dengan yang lain menurutku. Tapi kemasan yang unik memiliki daya tarik menurutku.











Kopi Bens Lumajang

Sudah kubahas sebelumnya kalau stand Lumajang bukan hanya menghadirkan produk olahan makanan saja kan. Ini nih salah satu produk unggulan lainnya, *Kopi Bens*. Memang saat ini Lumajang lagi gencar nih dengan produk kopinya. Banyak banget produk kopi yang lagi naik daun dan menggema namanya. Salah satunya ya *Kopi Bens* ini. Kemasannya juga bagus dan unik. 



Produk Kriya Kayu SMKN 

Nah sekarang waktunya bahas selain makanan dan minuman, hehehe. Lumajang gak hanya terkenal dengan olahan makanan dan minumannya saja. Produk kerajinan juga lho. Nah di stand Lumajang juga ada beberapa kerajinan nih. Kerajinannya juga bagus, dan ternyata produk kerajinan ini dibuat oleh para siswa siswi SMK lho. Nah terbukti kan kalau Lumajang dalam membangun ekosistem industri enggak kaleng-kaleng, hehe. Liatin deh foto-fotonya di akhir tulisan. Aku tampilin semua kok. 


Batik Tulis Lumajang Keren-keren kan?

Ada lagi satu produk yang hadir di Jatim Fair nih, batik. Kalau bahas batik mah sudah biasa kan. Memang Indonesia kaya akan batiknya. Sampai-sampai hampir di setiap daerah memiliki ciri khas tersendiri. Ya termasuk di Lumajang juga. Batiknya bagus-bagus lho. Oh iya, seluruh aparatur pemerintahan di kabupaten Lumajang memakai batik asli buatan IKM Lumajang. Gimana, keren gak tuh?



Salah Satu Penjaga Stand
Kabupaten Lumajang

Bukan hanya menghadirkan produk unggulan saja. Di stand kabupaten Lumajang penataannya juga menarik dan pelayanan kepada pengunjungnya juga bagus. Waktu aku dateng kemarin tuh lagi rame. Pengunjung pada tertarik. Ehhhh salah satu bentuk pelayanan yang diberikan nih ya, ada testernya nih buat produk olahan makanan. Kalau kerajinan mah enggak. Masak iya kerajinannya dimakan juga, gak mungkin kan, hehehe. 



Kepala Bidang Perdagangan dan Industri
dateng langsung memberikan pelayanan

Oh iya, buat yang jaga stand juga pada cekatan tuh. Jadi kalau ada pengunjung pengen apa, tanya-tanya produk, langsung tuh mereka garcep. Salah satu yang dateng langsung memberikan pelayanan kepada pengunjung adalah Kepala Bidang Perdagangan dan Industri dari Dinas Perdagangan kabupaten Lumajang. Totalitas banget buat memberikan yang terbaik. 

Mungkin itu saja sih yang bisa aku ceritain tentang pengalamanku Dateng ke Jatim Fair 2018, khususnya ke stand kabupaten Lumajang. Kalau ada pertanyaan seputar dunia Industri di kabupaten Lumajang, langsung aja komentar deh. Bakalan dibales kok. Yuk terus dukung industri daerah agar terus berkembang di era bebas seperti sekarang. Produk lokal bagus-bagus kok, gak kalah dengan produk luar. Terimakasih.

Produk Kerajinannya Keren Kan?

Produk Kerajinan Lain Nih

Stand Kabupaten Lumajang Rame Terus Pokoknya


Read More

Melankolis Muda Yang Suka Nulis Apa Saja