Blog Ini Berisi Tentang Curahan Hati, Cerita Ketika Jalan-jalan, Ngulik-ngulik Makanan dan Tempat Nongkrong, Kadang Juga Bahas Yang Lain. Intinya Blog Ini Gado-gado Banget. Awas Kalau Bacaannya Bikin Nagih, Hehehe.

Senin, 15 Oktober 2018

Produk Unggulan Lumajang Hadir Di Acara Jatim Fair 2018


Produk Unggulan Lumajang Hadir Nih di Jatim Fair 2018

Halo semuanya, kembali bersamaku melankolis muda, hehe. Kali ini aku akan bahas jalan-jalan lagi nih. Duh pokoknya gak ada bosennya deh kalau bahas jalan-jalan. Namanya juga hobi kan, mau gimana lagi? Eh, pada udah tau belum kalau ada acara Jatim Fair? Kemarin aku dateng ke acara ini lho. Ngapain sih aku dateng ke Jatim Fair 2018? Penasaran kan, baca terus deh biar gak penasaran lagi.

Sebelumnya aku akan bahas sedikit tentang Jatim Fair. Jatim Fair merupakan acara tahunan dimana pada acara ini hadir seluruh kabupaten di Jawa Timur untuk mempromosikan produk-produk terbaiknya. Nah salah satu kabupaten yang hadir nih yakni kabupaten Lumajang. Wehh kabupaten andalanku nihh hehe. Namanya juga putra daerah Lumajang, pastinya dukung Lumajang lah.



Stand Kabupaten Lumajang
Keren kan?

Di acara Jatim Fair 2018 ini, kabupaten Lumajang menghadirkan produk-produk unggulan yang ada. Memang kebanyakan produk olahan makanan sih. Tapi bukan berarti gak ada produk lain lho ya. Banyak kok yang lain. Nanti aku bahas satu-satu deh. Jangan khawatir. Sekarang bahas olahan makanan dulu.

Produk olahan makanan yang dihadirkan oleh stand kabupaten Lumajang banyak banget. Ada keripik pisang, singkong, dan talas, ada abon ikan, cadang mas. Waktu kemarin aku dateng itu sih yang paling nampak banget. Karena hampir memenuhi stand. Salah satu yang menyita perhatianku saat itu adalah  *Abon Ikan Salem Tekkuneh*. Liat sendiri deh foto produknya.


Produk Abon Ikan Salem Tekkuneh

*Abon Ikan Salem Tekkuneh* ini diproduksi oleh UD Pantes kabupaten Lumajang. Untuk komposisinya sih sama dengan yang lain menurutku. Tapi kemasan yang unik memiliki daya tarik menurutku.



Kopi Bens Lumajang

Sudah kubahas sebelumnya kalau stand Lumajang bukan hanya menghadirkan produk olahan makanan saja kan. Ini nih salah satu produk unggulan lainnya, *Kopi Bens*. Memang saat ini Lumajang lagi gencar nih dengan produk kopinya. Banyak banget produk kopi yang lagi naik daun dan menggema namanya. Salah satunya ya *Kopi Bens* ini. Kemasannya juga bagus dan unik. 



Produk Kriya Kayu SMKN 

Nah sekarang waktunya bahas selain makanan dan minuman, hehehe. Lumajang gak hanya terkenal dengan olahan makanan dan minumannya saja. Produk kerajinan juga lho. Nah di stand Lumajang juga ada beberapa kerajinan nih. Kerajinannya juga bagus, dan ternyata produk kerajinan ini dibuat oleh para siswa siswi SMK lho. Nah terbukti kan kalau Lumajang dalam membangun ekosistem industri enggak kaleng-kaleng, hehe. Liatin deh foto-fotonya di akhir tulisan. Aku tampilin semua kok. 


Batik Tulis Lumajang Keren-keren kan?

Ada lagi satu produk yang hadir di Jatim Fair nih, batik. Kalau bahas batik mah sudah biasa kan. Memang Indonesia kaya akan batiknya. Sampai-sampai hampir di setiap daerah memiliki ciri khas tersendiri. Ya termasuk di Lumajang juga. Batiknya bagus-bagus lho. Oh iya, seluruh aparatur pemerintahan di kabupaten Lumajang memakai batik asli buatan IKM Lumajang. Gimana, keren gak tuh?



Salah Satu Penjaga Stand
Kabupaten Lumajang

Bukan hanya menghadirkan produk unggulan saja. Di stand kabupaten Lumajang penataannya juga menarik dan pelayanan kepada pengunjungnya juga bagus. Waktu aku dateng kemarin tuh lagi rame. Pengunjung pada tertarik. Ehhhh salah satu bentuk pelayanan yang diberikan nih ya, ada testernya nih buat produk olahan makanan. Kalau kerajinan mah enggak. Masak iya kerajinannya dimakan juga, gak mungkin kan, hehehe. 



Kepala Bidang Perdagangan dan Industri
dateng langsung memberikan pelayanan

Oh iya, buat yang jaga stand juga pada cekatan tuh. Jadi kalau ada pengunjung pengen apa, tanya-tanya produk, langsung tuh mereka garcep. Salah satu yang dateng langsung memberikan pelayanan kepada pengunjung adalah Kepala Bidang Perdagangan dan Industri dari Dinas Perdagangan kabupaten Lumajang. Totalitas banget buat memberikan yang terbaik. 

Mungkin itu saja sih yang bisa aku ceritain tentang pengalamanku Dateng ke Jatim Fair 2018, khususnya ke stand kabupaten Lumajang. Kalau ada pertanyaan seputar dunia Industri di kabupaten Lumajang, langsung aja komentar deh. Bakalan dibales kok. Yuk terus dukung industri daerah agar terus berkembang di era bebas seperti sekarang. Produk lokal bagus-bagus kok, gak kalah dengan produk luar. Terimakasih.

Produk Kerajinannya Keren Kan?

Produk Kerajinan Lain Nih

Stand Kabupaten Lumajang Rame Terus Pokoknya


Read More

Selasa, 09 Oktober 2018

Industri Genteng Lumajang Goes To Kebumen: Belajar Seputar Genteng Di Tempat Penghasil Genteng Terbaik

IKM Genteng Lumajang Goes To Kebumen

Halo semuanya kembli bersamaku melankolis muda, hehehe. Kembali akan bahas jalan-jalan lagi nih. Biasa kan emang hobinya muter-muter. Tapi kali ini aku gak sendirian nih, malah banyakan. Dan jalan-jalan kali ini juga sambil menimba ilmu. Kemana sih jalan-jalan kali ini? Sama siapa aja sih kok bisa banyakan jalan-jalan kali ini? Penasaran kan? Baca terus deh biar gak penasaran lagi.

Sudah aku singgung sedikit kalau jalan-jalan kali ini aku gak sendirian. Yaps, kali ini aku mendapatkan tugas untuk mendampingi para pelaku industri genteng yang ada di kabupaten Lumajang untuk menimba ilmu ke Kebumen. Kebumen memang sudah dikenal dengan sebutan penghasil genteng terbaik. Nah karena hal itu, para pelaku industri genteng di kabupaten Lumajang juga pengen nih berkembang dan dapat menghasilkan genteng dengan kualitas yang bagus seperti pelaku industri yang ada di Kebumen.



Suasana Di Pedesaan Penghasil Genteng Kebumen, Asri banget

Langsung aja deh ketika udah sampai di Kebumen. Kalau dibahas selama perjalan mah bisa aja 40 halaman, hehehe. Bertempat di kediaman salah satu pemilik usaha genteng, tepatnya sih di daerah Soka kalau gak salah deh. Pelaku industri genteng langsung disambut oleh pihak pemerintahan kabupaten Kebumen, khususnya bidang industri. Suasana tempatnya sih asri banget, berasa pedesaan, khas deh pokoknya.



Sharing Session Nih

Selama di Soka ini, pelaku IKM mengunjungi 3 tempat sekaligus. Belajarnya gak tanggung-tanggung deh. Bagus banget nih buat menambah wawasan. Di temmpat pertama sih hanya banyak sharing dengan pembuat genteng. Pembahasannya sih gak jauh dari awal membuat genteng gimana, bahan bakunya dapet dari mana. Yah pembahasan klasik deh saat itu. Meskipun begitu mah pelaku industri genteng Lumajang antusias banget.
 
Nah untuk di tempat kedua nih. Pelaku industri dari Lumajang benar-benar mendapatkan pengalaman penting. Dimana saat itu bisa liatin langsung bagaimana proses pembuatan genteng mulai dari pencetakan sampai pembakarannya. Di tempat kedua ini mereka lebih antusias lagi ini. Aku aja juga antusias kok, hehe. Yah namanya juga aku belum pernah tau gimana cara pembuatan genteng, karena yang aku tau kalau buat batu bata dan batako doang.


Perempuan Strong Yang Juga Turut Menyumbang Genteng Terbaik

Di tempat kedua ini, aku melihat pekerja yang membentuk genteng ternyata perempuan coy, *wadadaw*. Strong banget mereka. Awalnya ku kira hanya laki-laki yang berkecimpung dalam pembuatan genteng Soka, Kebumen. Ternyata genteng kualitas terbaik di Kebumen juga dikerjakan oleh tangan-tangan kaum hawa. Hal ini mengundang daya tari tersendiri bagiku. Pokoknya keren dan kagum buat perempuan strong seperti mereka.



Proses Glatsir Genteng

Lanjut lagi ke tempat ke 3. Nah disini juga gak kalah menarik nih dari sebelumnya. Pengalaman baru juga didapatkan oleh pelaku industri genteng dan buat aku sendiri. Tempat ke 3 ini masih di seputar daerah Soka sih. Di tempat ini aku dan pelaku industri bisa liatin langsung pembuatan genteng dan proses glatsir. Apasih proses glatsir? Proses glatsir sendiri yakni proses pembuatan genteng agar lebih awet dan warnanya lebih ciamik.

Di tempat ini aku baru tau kalau genteng biasa bisa diproses lebih lanjut menjadi lebih keren dan tahan lama. *sekali lagi harap maklum, aku masih awam banget di dunia industri genteng, hehe*. Eh di tempat ini aku juga dapet foto keren lho. Liatin deh nanti di akhir artikel. Sengaja aku taruh paling belakang biar penasaran.


IKM Genteng Lumajang Goes To Kebumen

Kebupaten Lumajang terus melakukan pengembangan di dunia industri. Bukan hanya makanan dan minuman saja yang terus didukung lho. Buktinya para pelaku industri genteng diajak belajar jauh sampai ke kabupaten Kebumen. Hal ini juga dibarengi dengan rasa ingin terus belajar para pelaku industri genteng. Tentunya kabupaten Lumajang akan terus melakukan hal serupa dengan metode dan tujuan serta sasaran yang berbeda-beda.

Mungkin itu aja sih pembahasan jalan-jalanku bareng pelaku industri genteng di kabupaten Lumajang ke Kebumen. Kalau ada yang ingin ditanyakan langsung komentar aja yak. Bakalan dibales kok. Ayo dukung terus industri kecil yang ingin terus berkembang. Cintailah produk Indonesia dalam bentuk dan segi apapun. Meskipun hanya dengan membeli produk dan tak membantu dalam segi lain, itu saja sudah cukup bagi pelaku industi kecil. Karena dengan membeli, mereka akan merasa kalau produk mereka dihargai dan dibutuhkan. Terimakasih.

Foto Keren Menurutku, Hehehe

Read More

Sabtu, 29 September 2018

Negeri Diatas Angin Bukan Hanya Di Dieng Lho, Ada Yang Tau Dimana Lagi?

Negeri Diatas Awan Pegunungan Tengger
 
Halo semuanya kembali bersamaku melankolis muda, hehe. Kali ini bakalan ada pembahasan yang seru-seru lagi ini. Yah apalagi kalau bukan bahas jalan-jalan. Namanya juga masih muda kan, jadi ya hobinya berkunjung kesini, berkunjung kesitu, pokoknya jalan aja. Eh tau gak kalau negeri diatas awan bukan hanya di Dieng? Hayo pasti banyak yang gak tu nih. Kalau penasaran ada dimana lagi, baca terus yuk.
 
Bicara tentang negeri diatas awan, pastilah banyak yang langsung tertuju Pegunungan Dieng. Memang disana merupakan tempat yang memiliki pesona eksotik pedesaan yang berada di ketinggian pegunungan. Tapi nih aku kasih tau ya, sebenarnya ada lagi yang gak kalah bagus lho. Tempatnya berada di Jawa Timur, lebih tepatnya di pegunungan Tengger kabupaten Lumajang dan Probolinggo. Kenapa sih disebut negeri diatas awan? Nah baca terus yuk, bakalan tambah menarik nih pembahasannya, dan pastinya ada foto-foto keren juga lho.



Kalau Jomblo Mah Gak Ada Yang Diboncengin hahaha

Pada satu kesempatan, aku diajakin jalan nih sama temen. Biasa lah jomblo, jalannya mah sama temen mulu, haha. Saat mau berangkat nih, udah dibilangin tuh disuruh bawa pakaian tebel, jaket, sama sarung. Katanya temenku sih wajib. Yah tapi juga kan aku gak seberapa paham yak pada mau kemana, jadi ya aku bawa pakaian seenak jidat aja. Akhirnya berangkat tuh, dengan perasaan riang *efek jomblo diajak jalan-jalan mah gini*.



Pemandangannya Asik Kan?

Singkat aja nih udah setengah perjalanan. Beh, hawanya coy, udah terasa tuh dinginnya. Temen-temen yang lain mah udah pakai jaket, pakaian tebel dan sebagainya. Aku mah nekat aja tuh, akibat gak tau mau diajakin kemana. Dalam hati mah, “selow kuat mah kalau cuma dingin kek gini doang, dingin sikapnya samaku lebih dingin kok, wkwk”. Yang aku lakuin saat itu ya hanya yakin aja kalau kuat, kalau berhenti terus pakai jaket dulu mah bisa-bisa ditinggal tuh sama temen-temen. Harap maklum, temen-temenku pada sadis emang.


Pemandangannya Khas Pedesaan Tengger

Setelah sampai, ternyata aku baru ngeh kalau tujuannya adalah menuju negeri diatas awan yang ada di Kabupaten Probolinggo. Pas baru parkir motor, mata langsung dimanjakan dengan pemandangan indah banget. Khas banget deh pokoknya. Oh iya, tempatku stay kali ini berada di desa Sumberanom kecamatan Sumber Kabupaten Probolinggo. Di desa ini aku bener-bener dimanjakan dengan sambutan pegunungan. Ketinggian desa ini gak tanggung-tanggung lho, diatas 1500 mdpl. Jadi gak usah dibayangin deh hawa dinginya haha. Soalnya udah pasti terasa menusuk tulang deh, hahaha.


Jomblo Mah Fotonya Sendiri Wkwkwk

Eits, kalau cerita negeri diatas awan tak hanya sampai disitu. Masih ada satu tempat lagi nih yang akan aku bahas. Aku juga pernah main tuh desa Argosari kecamatan Senduro Kabupaten Lumajang. Nah kalau ini mah tempatnya malah lebih keren lagi. Ketinggiannya aja lebih dari pada desa Sumbernom.

Desa terakhir dan paling ujung dari kecamatan Senduro ini bener-bener memiliki pemandangan yang luar biasa. Lebih kece, lebih gokil, dan lebih-lebih deh. Apalagi kalau mengunjungi salah satu destinasi andalan dari desa Argosari ini, Puncak B29. Gak bakalan ngebosenin tempatnya. Kita akan disuguhi pemandangan ladang pertanian untuk view sebelah timur, dan pemandangan savana, gurun pasir, dan pegunungan Bromo di sebelah barat. Gimana? Manteb Kan?


Gokil Banget Pemandangan Di Puncak B29

Kalau kita bener-bener pas nih ya. Kita akan merasa benar-benar ada diatas awan. Mirip banget kalau kita pas lagi ke Gunung Prau. Bedanya kalau di gunung Prau kita akan mendapatkan view jajaran gunung di Jawa Tengah, kalau di B29 kita akan mendapatkan view gunung Semeru yang ada di Jawa Timur, hehehe.  Beda kan? Aku aja pengen banget tuh, "Jujur aku udah beberapa kali ke Puncak B29, tapi aku belum pernah mendapatkan kesempatan untuk melihat pemandangan seperti di Gunung Prau, hiks".
 
Mungkin itu aja sih pembahasan tentang negeri diatas awan. Bangga banget nih jadi putra daerah Lumajang, karena memiliki segudang tempat wisata yang mirip seperti di Dieng. Terbukti kan kalau negeri diatas awan tak hanya di Dieng aja, tapi di Pegunungan Tengger juga ada.  Mungkin lain kesempatan aku bakalan bahas lebih rinci untuk Puncak B29, kalau aku udah kesana lagi pastinya. Kalau pengen tanya-tanya, langsung aja komentar yak. Dan kalau minta anterin ke negeri atas awan, hayuk juga lah. Siapa tau kan bisa kolaborasi bikin kontennya, hehehe. Terimakasih.


Read More

Jumat, 21 September 2018

Happy Holiday On Tanjung Papuma Beach: Best Sunset Di Kabupaten Jember

Keindahan Pantai Tanjung Papuma
Halo semua kembali bersamaku melankolis muda, hehe. Hei hei, kali ini aku akan bahas jalan-jalan lagi nih. Pokoknya tempatnya itu punya view luar biasa, udah terkenal di kalangan para traveler juga. Penasaran kan seperti apa tempatnya? Baca terus deh biar gak penasaran. Ada foto-foto kerennya juga lho yang ngebuktiin kalau tempat yang aku kunjungi kali ini emang bener-bener manteb pakai 2 jempol, hehe.

Perjalanan kali ini bermula karena sebenarnya aku nganterin temen sih. Dia jauh-jauh dari Malang nih ceritanya, pengen jalan-jalan. Akhirnya aku ajak aja ke Pantai Tanjung Papuma. Kan  emang pantai yang satu ini udah terkenal di masyarakat luas. Pastinya nanti bakalan terkesan banget dan bakalan ketagihan dengan panorama yang disuguhkan Pantai Tanjung Papuma. Destinasi yang satu ini berada di Desa Lojejer Kecamatan Wuluhan Kabupaten Jember.

Singkat cerita, udah sampe aja di depan loket masuk Pantai Tanjung Papuma. Kalau gak disingkat mah bakalan jadi banyak lembar deh kayak portofolia kuliah, haha. Untuk tiket masuk ke Pantai Tanjung Papuma yakni 15.000, kayaknya sih gitu. Pokoknya aku ngasih duit 20.000 itu dikasih kembalian 5.000 tuh, eh ngomong-ngomong aku naik motor yak. Mungkin kendaraannya dibayarin sama temen yang dari Malang hehe. Tapi kalau gak salah buat motor bayar 2.000 deh kayaknya, dan kalau mobil 5.000.

Setelah sampai di spot pertama, tujuan sudah tercapai. Melihat pemandangan pantai yang alangkah memanjakan mata. Begitu sudah sampai, langsung aja semuanya melepaskan alas kaki masing-masing. Pada gak sabaran sih pengen menikmati hangatnya pasir puth Tanjung Papuma, haha. Kamera dan HP dikeluarkan sebgai senjata andalan. Biasa kan lagi zaman manusia gadget yang dikit-dikit ngeluarin gadget  buat foto dan video.



Sempet Foto kan? Keren Gak?
Pandangan pertamaku tertuju pada pasir putih yang berhamburan lepas dengan bersambut air laut yang terlihat berbuih. Bersenandung angin semilir yang kian berderu. Begitulah yang pertama aku rasain. Kalau yang lain sudah sibuk sendiri foto-foto, berbeda denganku. Aku masih menikmati suguhan indah yang diberikan oleh Tanjung Papuma. Eh aku gak berdua, tapi ber-enam. Banyakan nih ceritanya, rombongan, sampe lupa bilang dari awal. Setelah puas memandangi indahnya lautan baru deh aku sempetin foto di spot ini. Rugi men kalau gak sempet foto. Pemandangan udah keren tapi gak nyempetin foto itu ibarat makan nasi goreng tanpa kerupuk, hehehe.



Spot Keduanya Bagus Kan?
Setelah puas ada di spot pertama, saatnya pindah ke spot yang kedua. Sebenarnya pengen ke spot yang naik tangga dulu tuh. Tapi temen-temen udah pada gak sabaran tuh. Jadi nurut aja deh. Gak terasa lho ketika sampai di spot yang kedua jam udah menunjukkan pukul set 5 sore. Waduh siap-siap buat hunting sunset nih. Katanya sunset di spot ini luar biasa bagus. Maklum aku belum pernah sampe malem di Pantai Tanjung Papuma.



Sunset On Tanjung Papuma Beach
Setelah pukul 5 sore, udah terlihat tuh awan kemerahan. Kameraku udah ready banget nih buat ngambil gambar. Bahkan bisa dibilang gak sabar. Dengan sedikit tertutup oleh bukit di sebelah barat Pantai Tanjung Papuma, lama kelamaan matahari beranjak dengan pelan. Menurutku, ini adalah pemandangan sunset yang luar biasa selain di Pantai Anyer Banten dan Pantai Akkarena  Makassar Sulawesi Selatan. Pokok top banget.



Begitu Memanjakan Mata Bukan?
Ku nikmati sejenak suasana yang ada dengan begitu nyaman. Rasanya nyaman meskipun tanpa pasangan *upsss*. Angin semilir seperti membawa jiwa terbang melayang. Derunya ombak seperti menyanyikan puisi alam. Dengan disambut awan kemerahan yang terus memberikan senyuman. Pokoknya jadi mager, gak pengen beranjak. Tapi dibalik tu semua, sesekali kuambil gambar untuk kenang-kenangan.

Setelah puas dengan semuanya, gak terasa tuh udah pukul 18.00. Matahari udah berganti bulan. Dan semuanya sudah bersiap untuk beranjak pulang. Gak terasa deh pokoknya, waktu berasa cepet banget. Padahal di spot kedua ini udah satu setengah jam lho. Yah, namanya juga udah termajakan dengan suasana dan keindahan Pantai Tanjung Papuma kan.

Yah mungkin itu aja sih yang aku bahas. Pokoknya buat kalian yang lagi berkunjung ke Kabupaten Jember, wajib nih ke Pantai Tanjung Papuma. Rugi banget kalau sampai gak sempet ke destinasi yang satu ini. Oh iya, kalau ada pertanyaan seputar pemabahan Pantai Tanjung Papuma, langsung komentar aja. Pasti dibales kok, hehe. Terimakasih.
Udah Kubilang Kalau Aku Rombongan, Hehe
 
Read More

Melankolis Muda Yang Suka Nulis Apa Saja