Blog Ini Berisi Tentang Curahan Hati, Cerita Ketika Jalan-jalan, Ngulik-ngulik Makanan dan Tempat Nongkrong, Kadang Juga Bahas Yang Lain. Intinya Blog Ini Gado-gado Banget. Awas Kalau Bacaannya Bikin Nagih, Hehehe.

Rabu, 03 Juli 2019

Menebar Kenangan Ke Penjuru Kabupaten Jember: Fun, Holiday, and Learning On Jember!


Menebar Kenangan Ke Penjuru Kabupaten Jember

Halo kembali lagi bersamaku melankolis muda yang suka banget jalan-jalan, entah jalan kemana dah, hehe. Ehh, kali ini jalan-jalanku sangat berfaedah, pake banget! Gimana enggak coba, sembari ku jalan-jalan, aku juga menebar kenangan. Dan kebetulan banget, jalan kali ini keliling bermain, liburan, dan belajar di Kabupaten Jember. Sesuai deh dengan judul, fun, holiday, dan learning On Jember. Penasaran kan aku kemana aja waktu di Jember. Baca terus yuk.

Puslit Kopi dan Kakao, Tempat Belajar Menyenangkan
Biji Kopi Yang Akan Diolah
Hari pertama di Kabupaten Jember, aku ke Puslit Kopi dan Kakao. Tempat ini masih seputaran kecamatan Rambipuji sih. Hitungannya deket lah dari kota. Yah meskipun perjalannanku terhambat oleh macet padatnya kendaraan yang ada di jalanan kota Jember. Di Puslit Kopi dan Kakao ini aku belajar tentang pengolahan biji kopi dan kokoa. Mulai dari awal biji menjadi sebuah produk olahan. Sempat ku cicipi kokoa kering yang ada, dan coba tebak apa rasanya, PAHIT! Haha salah menduga aku. Kirain kan manis. Tak hanya itu, di Puslit Kopi dan Kakao ini juga terdapat semacam minimarket. Oleh-oleh olahan berbagai macam makanan dan minum dari kopi dan kakao ada. Tinggal pilih dan pasti harus dibayar kalau mau dibawa pulang, haha. Oh iya hamper kelupaan, disini juga ada semacam kereta odong-odong gitu, bisa tuh buat keliling. Oke di tempat pertama yang ku kunjungi Fun, Holiday, and Learning On Jember terlaksana.

Tanjung Papuma Bikin Hati Adem
Tanjung Papuma Bikin Hati Adem
Setelah dari Puslit Kopi dan Kakao, lansung saja tuh menuju Pantai Tanjung Papuma. Disini aku bukan cari sunset yak, tapi lagi nebar kenangan hehe. Siapa tau kana da gitu yang mau ku titipin kenangan. Bermalam dengan nyaman, menikmati suasana pantai yang begitu tenang. Hingga sampailah di pagi hari dengan sunrise yang begitu menawan. Saat itulah ku titipkan kenangan di pasir pantai putih yang berhamburan riang menari dengan ombak. Rasanya ingin kembali mengulang waktu deh kalau inget pagi di Pantai Tanjung Papuma. Bikin kangen dah orang yang ada disana, eh suasananya, hehehe. Oke, salah satu dari Fun, Holiday, and Learning On Jember terlaksana, Alhamdulillah.

WATON 2019, Festival Gokil Juga Bikin Kenyang
WATON 2019 on Jember

Setelah puas menikmati indahnya pantai, aku beranjak ke salah salah satu acara tahunan yang dilaksanakan di Kabupaten Jember. Namanya WATON 2019. Acara ini merupakan festival budaya Watu Ulo Pegon. Jadi banyak pegon beriringan dan ini dilombakan. Pegon itu apaan sih? Nah sebenarnya pegon itu mirip kayak dokar, tapi ditarik oleh sapi. Nah di WATON ini banyak banget pegon yang ikutan. Dan pegonnya juga dihias sebagus mungkin, dan semenarik mungkin, ini sih biar menang kayaknya hehe. Dan kebetulan juga nih, Bupati Jember juga turut hadir dan berpartisipasi naik pegon. Aku mah cuma bisa motretin sama videoin doang, naik mah kagak hahaha.



Lomba Bakar Ikan Di WATON 2019
Buat kalian yang belum pernah tau acara WATON, langsung agendakan dah tahun depan. Seru banget acaranya. Soalnya gak hanya parade pegon doang. Ada sajian kesenian daerah juga. Tari tradisional gitu. Bisa nyobain permainan tradisional. Bazzar pun juga ada. Dan juga ada lomba bakar ikan. Lomba bakar ikan ini yang aku suka banget. Aku yang gak ikutan lomba pun bisa ikutan nyobain ikan bakarnya lho. Posisi belum makan siang, lomba bakar ikan sedang berlangsung. Auto kenyang dah, hahaha. Di acara ini juga ada semacam makan tumpeng bareng. So wisatawan bisa nimbrung makan bareng masyarakat. Memang karakter dari masyarakat yang antusias, ramah, dan bersahaja menjadikan wisatawan menjadi betah berlama-lama serta ikutan nimbrung bareng. Sekali lagi, salah satu dari Fun, Holiday, and Learning On Jember terlaksana, Alhamdulillah.

Jelajah Kebun Kopi Rayap & Puncak Rembangan 
Wisata Agro Kampoeng Kopi Rayap
Setelah puas ada di acara WATON 2019, aku melanjutkan perjalanan ke Kebun Kopi Rayap. Setelah dari pantai dengan hawa panas, langsung saja ke destinasi yang ber-hawa dingin. Kaget-kaget dah ini badan, hahaha. Awal pake kaos doang santuyy, di Kebun Kopi Rayap malah bingung pake jaket. Lokasi Kebun Kopi Rayap berada di dataran tinggi. Dengan rerimbunan pohon dan pastinya juga pohon kopi hehe. Kan lagi di kebun kopi. Di tempat ini terdapat terdapat semacam villa gitu. Nah villa ini juga disewakan, bisa muat sampe 30 orang sih katanya. Kamarnya aja ada 5 deh.

Gak jauh dari villa itu juga ada wisma, nah ini juga disewakan. Bisa nih buat kalian yang ingin menikmati suasana perkebunan. Soalnya gak jauh dari wisma dan villa tuh ada pabrik pengolahan biji kopi. Kurang lebih 5 menitan dah kalau jalan kaki. Cuma agak nanjak dikit sih, bikin engap dikit, hehehe. Nah pabrik ini tergolong gede lah. Sempet juga ngeliat proses bagaimana melakukan tes kualitas kopi. Yah berhubung aku gak suka sama kopi, tapi sukanya sama dia, eehhhhh hehe, jadi aku gak bisa icip-icip dah rasa kopinya gimana.

Setelah dari pabrik kopi, langsung saja meluncur ke puncak rembangan. Disini nih juga da penginapan. Rencanya memang bermalam di puncak rembangan ini. Viewnya kalau malem mirip seperti di paralayang bagus banget. Betah dah, meskipun dingin. Di puncak rembangan ini juga terdapat fasilitas bermain untuk anak-anak. Eits, kalau pengen yang seger-seger, ada juga kok. Kolam renang juga tersedia dengan luasnya. Bisa renang kapan aja asalkan jangan malem-malem. Bisa jadi es soalnya haha. Dan pastinya sih instagramable. Cocok buat foto-foto kaula muda hits, hehe. Sekali lagi, Alhamdulillah selama di Kebun Kopi Rembangan dan Puncak Rembangan Fun, Holiday, and Learning On Jember terlaksana.

Belajar Dunia Tembakau di Museum Tembakau dan BIN Cigar
Belajar Ke Museum Tembakau
Hari terakhir di Jember, aku juga berkunjung ke Museum Tembakau dan BIN Cigar. Belajar tentang dunia tembakau. Kesempatan emas bisa tau tentang tembakau. Karena notabennya Jember merupakan salah satu daerah penghasil tembakau terbaik. Pertama ku dating ke Museum Tembakau. Tempatnya gak seberapa jauh sih dari kota. Deket sama Universitas Negeri Jember (UNEJ). 5 menitan lah kalau dari UNEJ. Museum ini di kelola oleh Pemerintah Kabupaten Jember. Memang tak seberapa luas, tapi informasi mengenai tembakau di Kabupaten Jember sangatlah lengkap. Oh iya kalau berkunjung museum tembakau ini gratis kok. Buat kalian yang pengen tau banyak tentang dunia tembakau, langsung aja dah ke museum yang satu ini.

Setelah dari museum tembakau, aku lanjut ke BIN Cigar. Nah kalau di tempat ini bisa tuh liatin proses pembuatan cerutu. Itu lho rokok yang gede banget hehe. Ternyata cerutu itu digulung-gulung. Aku baru pertama kali liatin proses pembuatan cerutu secara langsung. Pekerjanya perempuan lho. Begitu cekatannya tangan mereka membuat cerutu. Rasanya sih pengen ikutan buat tapi takut jadi produk gagal. Kan jadi rugi perusahaan gegara produk gagal yang ku buat, haha. Harga cerutu yang udah jadi juga variatif kok. Tergantung sama jenis produknya. Banyak juga lho, ada yang kecil juga, sedang, gede. Lengkap dah pokoknya di BIN Cigar ini. Yaps, di hari terakhir di Jember, Fun, Holiday, and Learning On Jember pastilah terlaksana, Alhamdulillah.

Mungkin itu aja sih ceritaku selama ada di Jember. Kenangan juga sudah ku taburkan selama perjalanan kali ini. Semoga di lain kesempatan bisa Fun, Holiday, and Learning di Jember lagi. Dan semoga juga bisa Fun, Holiday, and Learning di daerah-daerah lain yang ada di Indonesia. Kalau ada pertanyaan monggo langsung tulis di kolom komentar. Terimakasih.~
Read More

Minggu, 09 Juni 2019

Jelajah Danau Tersembunyi: Ranu Regulo, Tempat Terbaik Untuk Mengenang Mantan

Ranu Regulo: Tempat Favorit Mengenang Mantan
Dok. Pribadi

Halo kembali lagi bersamaku melankolis muda. Wuih, setelah sebulan lamanya mengarungi Bulan Ramadhan tanpa jalan-jalan. Yah namanya lagi puasa kan, mau jalan-jalan takut lemes cuy, hehe. Oh iya, ku ucapkan Minal Aidzin Wal Faidzin, Selamat Hari Raya Idul Fitri. Waktunya maap-maapan di bulan penuh keberkahan. Dan juga waktunya jalan-jalan lagi, hiya hiyaa.

Kemarin ku jalan-jalan ke salah satu Ranu. Ranu dalam bahasa Indonesia tuh danau. Karena orang Jawa Timuran bilangnya Ranu ya ku ikutan ajalah ya. Ranu ini merupakan salah satu dari tiga Ranu yang ada di pegunungan Mahameru. Indah gak tuh? Kalau ini sih gak diragukan lah buat kalian pecinta keindahan. Pasti manteb lah view-nya. Suasananya juga enak banget buat bersantai. Penasaran kan Ranu apa? Baca terus dah!

Ranu Regulo merupakan Ranu favorit untuk dikunjungi oleh para wisatawan. Berada di desa Ranupani Kecamatan Senduro Kabupaten Lumajang. Untuk menunju ke Ranu ini sih bebas mah mau pilih lewat mana. Dari Malang bisa, dari Lumajang apalagi. Jalannya juga oke kok. Mau naik motor ataupun mobil. Tapi jangan berharap jalannya lebar yak. Jalannya sempit, press deh pokoknya, tapi mulus hehe. 

Singkat aja deh. Kendaraan ku taruh di penitipan. So buat kalian gak usah khawatir, santuy. Ada penitipan jadi kendaraan tetap aman. Dari penitipan ku jalan kaki melewati pinggiran Ranu Pani (Ini Ranu-nya ya bukan Desanya). Pemandangan saat jalan kaki juga bagus kok. Bisa jepret-jepret sepuasnya. Untuk jaraknya gak ngerti sih hehe tapi kalau jalan 10 menitan deh kalau gak salah dari penitipan kendaraan ke Ranu Regulo.



Santuy Dulu lah Ya
Dok. Pribadi

Setelah melewati Ranu Pani. Pemandangan kanan kiri yang disuguhkan seperti naik gunung (Namanya juga di gunung tong, hehe). Pepohonan khas pegunungan menemani perjalanan. Tapi gak lama sih, setelah itu sampai di Ranu Regulo. Pemandangan pertama yang disuguhkan adalah luas, adem, dan nyamannya Ranu Regulo. Ranu yang satu ini sering banget digunakan sebagai tempat hunting. Baik prewedding atau hanya pengisi feeds Instagram. Tapi dijamin gak mengecewakan.

Ada tempat seperti jembatan khusus untuk mengambil foto. Dengan latar belakang Ranu Regulo dan bukit menjadi tempat favorit bagi para wisatawan. Aku juga gak ketinggalan foto di spot ini hehe. Kemudian tak jauh dari spot pertama, juga ada pohon tumbang menjulur ke arah Ranu. Untuk di spot ini aku gak ngambil foto. Tapi spot ini juga bagus kok. Foto ala-ala natural gitu dah. Banyak juga para selebgram dan model yang foto di spot ini kok. 



Emang Tempat Terbaik Mengenang Mantan
Dok. Pribadi

Untuk spot ketiga yang menurutku bagus agak jauh dari spot pertama dan kedua. Kurang lebih 5 menitan lah jalan kaki melewati pinggiran Ranu Regulo. Spot ketiga sekaligus terakhir ini sedikit istimewa bagiku. Di spot ini seperti padang Savana. Beh, indah banget untuk spot ini. Two in one. Disini ku sempatkan rebahan menikmati suasana yang begitu nyaman. Begitu hening. Kudengarkan musik melow menyayat hati dan mengiris kalbu. Ditemani angin semilir Ranu Regulo. Dan akhirnya setelah beberapa lagu kudengarkan ku ingat mantan, hahaha.

Mungkin itu aja sih pengalamanku menjelajahi danau tersembunyi di pegunungan Mahameru. Buat kalian yang belum pernah ke tempat ini buruan dah langsung agendakan untuk otw. Dan buat kalian yang pengen di tour guide in karena gak tau tempat dan harus kemana dulu kalau mau ke Ranu Regulo bisa langsung komentar dah. Atau DM aja langsung di http://www.instagram.com/bimawidjanata. Tungguin artikel jalan-jalanku selanjutnya yak. Bye bye.
Read More

Senin, 08 April 2019

Lari Lucu Di Bumi Blambangan: Ikutan Mandiri Banyuwangi Half Marathon 2019 Bersama Para Runner Emang Bikin Sulit Nafas

Mandiri Banyuwangi Half Marathon 2019
Dok. Pribadi

Halo kembali bersamaku melankolis muda, hehe. Wahhh gak kerasa udah lama banget nih aku gak nulis tentang jalan-jalan. Eits, jangan khawatir. Kali ini bakalan ada tulisan menarik banget tentang perjalananku ke Bumi Blambangan. Ada yang tau Bumi Blambangan itu dimana? Kalau pengen tau ya, baca terus deh sampe selesai, hehe biar paham betul.

Bumi Blambangan merupakan salah satu sebutan untuk Kabupaten Banyuwangi. Letaknya berada di ujung timur pulau Jawa. Dikelilingi oleh segudang destinasi wisata. Baik gunung maupun pantai. Nah untuk destinasi pantainya nih emang keren-keren di Banyuwangi ini. Bener-bener memanjakan mata. Mau pilih untuk sunrise atau sunset pun ada cuy. Mungkin itu sih yang bikin Banyuwangi disebut dengan Bumi Blambangan.

Beberapa Minggu yang lalu tepatnya tanggal 30 Maret, aku jalan-jalan ke Banyuwangi. Dalam hati seneng banget kan bisa jalan-jalan lagi ke Banyuwangi. Udah lama soalnya gak ke Bumi Blambangan ini. Ku tunggangi motor andalan sekaligus kesayanganku ke Jember. Nah dari Jember ini aku barengan sama Blogger sekaligus Vlogger, naik kereta dong. Gak afdol kalau sendirian katanya orang-orang kalau sendirian, meskipun seringnya sendirian sih huhuhu. Kan single traveler nih ceritanya.

Singkat cerita aja deh, sampai di Banyuwangi disambut dengan para Blogger dan Vlogger yang udah Dateng duluan. Kita janjian guys, wkwk. Udah deh, kalau kumpul mah gak bakalan bisa diem. Ada aja yang dibahas. Jodoh, makanan, tempat wisata, begh pokoknya banyak banget deh sampe gak ketulungan berapa tema yang dibahas. Hari pertama di Bumi Blambangan ini diisi dengan berbagai perbincangan hangat hehe.


Para Petinggi Yang Ikutan Lari
Dok. Pribadi
Nah di hari kedua tanggal 31 Maret, dari pagi buta aku dan semua pasukan langsung berangkat ke salah satu taman yang ada di pusat kota Banyuwangi yaitu Taman Blambangan. Kirain kan masih sepi yak, tapi ternyata udah rame banget. Yaps ngapain aku ke taman Blambangan ini? Aku menghadiri acara Mandiri Banyuwangi Half Marathon 2019. Sebanyak 1000 pelari turut hadir berpartisipasi. Gak dikit kan? Terus juga warga masyarakat lokal Banyuwangi yang gak ikutan lari juga turut hadir nih di Taman Blambangan. So, rame banget nih.


Mandiri Banyuwangi Half Marathon 2019 sendiri dibagi dalam 3 kategori, yakni 5K, 10K, dan kategori utama 21K. Nah yang ikutan sendiri bukan kalangan dewasa doang nih. Masak ya, banyak juga anak-anak yang ikutan juga. Karena yang kategori 10K dan 5K ada kelompok khusus pelajar. Aku pribadi kalah nih sama mereka hehe. Aku mah lari 1K aja udah engap banget nafasnya. Maklum lah, udah lama gak jadi atlet voli lagi.

Bener-bener rame saat itu. Aku memang baru pertama kali dateng ke acara lomba marathon seperti ini. Para pelari yang ada sebelum start juga memiliki kebiasaan masing-masing. Ada yang ku lihat sedang lari-lari kecil. Ada juga yang senam. Ada yang cuma diem doang sambil pake headset. Ternyata punya ciri khas masing-masing, hihihi. Kalau aku mau yang ikutan lomba lari lucu sebelum dimulai foto-foto yang banyak. Buat stok, hehe.


Para Penari Gandrung Banyuwangi
Dok. Pribadi
Nah, pas pelepasan peserta juga diiringi alunan musik tradisional khas Banyuwangi juga nih. Bukan itu aja, para penari Gandrung juga turut memberikan suguhan menarik untuk para pelari, wisatawan, dan masyarakat yang hadir di Taman Blambangan. Tepatnya di depan garis Start/Finish, depan gedung Bank Mandiri Banyuwangi. Ini nih yang bikin aku terkesima. Kapan lagi kan bisa liatin Penari Gandrung Banyuwangi dan alunan musik tradisional Banyuwangi langsung.


Eits, ternyata nih, lomba marathon kali ini dilepas langsung oleh Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas yang didampingi oleh Sekretaris Kementerian BUMN Imam Apriyanto Putro serta Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wirdjoatmodjo. Orang-orang penting dateng semua nih hehe. Kebetulan aku juga baru ketemu para beliau-beliau ini juga baru saat itu tuh. Dan mereka nih juga ikutan lari juga lho. Tapi jaraknya dipangkas habis jadi 1K aja, hehe. Yang penting lari boskuh.



Stand Kuliner Di Taman Blambangan
Dok. Pribadi
Ada hal menarik lain di Mandiri Banyuwangi Half Marathon 2019 ini. Di Taman Blambangan juga banyak tersebar stand-stand kuliner yang bisa memanjakan lidah buat para masyarakat, wisatawan, dan pastinya para pelari yang baru saja menyelesaikan lomba. Kan gak mungkin pula makan kenyang dulu sebelum lari. Bisa sakit perut ntar kan, hehe. Stand-stand kulinernya juga lumayan lengkap. Tapi kemarin yang aku liat sih banyak kuliner tradisional dan khas Banyuwangi deh. Kan enak tuh gak perlu susah-susah keliling buat nyari kuliner khas yak. Tinggal milih langsung. Dan satu lagi. Bayarnya juga ada 2 cara nih. Pakai uang tunai langsung, dan juga bisa pakai aplikasi LinkAja. Wah keren kan, pakai aplikasi cuy. Lebih mudah, lebih praktis pula, hehe.

Keseruan lainnya ada kah? Tenang masih ada lagi. Di Taman Blambangan juga ada hiburannya dong. Alunan musik mengiringi terus sepanjang hari, aihhh. So, buat yang hobi joget nih ya, terfasilitasi lah, haha. Aku juga termasuk nih kalau yang satu ini. Kalau disuruh lari 21K ampun lah. Kalau suruh joget mah hayuk. Memang telingaku peka banget dan langsung memberikan sinyal untuk joget pas denger musik. Musiknya dangdut pula kan? Begh ya otomatis lah. Gerak-gerak sendiri ini badan ngikutin alunan irama musiknya. Dan ternyata aku gak sendirian, para pasukan Blogger dan Vlogger juga ikutan joget lho, wkwk gokil parah.


Ikutan Lari Lucu Di Bumi Blambangan
Dok. Pribadi
Pengalaman yang sangat berbeda ku alami di Bumi Blambangan. Bisa liatin langsung gimana ciri khas masing-masing pelari marathon sebelum mulai. Bisa ketemu orang-orang hebat dan penting juga. Dan pastinya bisa ikutan lari lucu, hehe. Lari lucu ini mah motret orang-orang yang lagi lari maksudnya, hehe. Berarti fix jalan-jalan ku kali ini bener-bener berfaedah. Gokil, keren, tak terlupakan. Yah semoga tahun depan ada lagi nih, dan semoga juga aku  bisa dateng lagi, hehe Amin. Itulah pengalaman ku kemarin saat jalan-jalan ke Bumi Blambangan Banyuwangi. Kalau pengen tanya-tanya langsung aja di kolom komentar. Pasti ku balas kok, tenang aja hehe.




Pasukan Blogger, Vlogger, dan Pelari Ikutan Joget
Dok. Pribadi


Read More

Selasa, 05 Maret 2019

Ketahui Tiering Pada Data Center Yang Cocok Untuk Perusahaan Anda

Tingkatkan Tiering Data Center
From: www.seagate.com

Data center menjadi bisnis teknologi yang semakin diminati masyarakat, terutama oleh pelaku usaha yang membutuhkan tempat aman untuk menyimpan data-data atau pengusaha yang bergelut di bidang IT. Penyedia layanan data center sendiri ternyata memiliki tingkatan yang perlu diketahui oleh para klien. Tingkatan tersebut merupakan standarisasi yang sudah disetujui secara global, sehingga para pemilik data center harus dapat memenuhi standar tersebut untuk kemudian mendapat sertifikasi kelayakan. Dari dua sertifikasi data center, yakni sertifikasi tier uptime institute dan ISO, Anda memang sebaiknya mempelajari keduanya dengan baik. Namun, untuk menemukan data center yang cocok bagi jenis perusahaan Anda, maka yang harus diperhatikan adalah tingkatan tier-nya.


Tingkatan Tier pada Data Center

Sebagai upaya untuk memberi kelayakan pada layanan data center, Uptime Insitute pun membuat sistem yang disebut sebagai tier. Kemudian, tier diklasifikasikan menjadi empat tingkatan, mulai dari yang paling basic sampai yang benar-benar hampir sempurna. Setiap tingkatan memiliki kelayakan infrastruktur dengan standar berbeda. Semakin tinggi tingkat tier maka semakin jauh data center tersebut dari risiko downtime dan sebagainya. Akan tetapi, setiap pengguna data center memiliki kebutuhan berbeda-beda sehingga sebelum terburu-buru mencari data center tier IV, lebih baik ketahui dulu bagaimana masing-masing tier ini.


1. Ti I - Basic

Klasifikasi tier paling dasar adalah tier I. Data center dengan tier I memiliki tingkat availabilitas 99.671%. Biasanya perlengkapan atau peralatan IT yang digunakan tidak hanya satu jalur. Downtime tahunannya bisa mencapai 28.8 jam, dan ketika akan maintenance, maka harus di-shutdown dan baru diaktifkan kembali ketika sudah selesai perawatan. Oleh sebab itu, data center dengan tier I biasanya didapat pada perusahaan yang punya data center sendiri atau perusahaan dalam skala kecil.


2. Ti II - Redundant Components

Data center dengan tier II biasanya memiliki infrastruktur yang lebih mumpuni. Raised floor, UPS, dan juga generator harus ada dan selalu aktif. Tingkat availabilitas-nya mencapai 99.741%, cocok untuk perusahaan dalam skala sedang. Selain itu, ketika maintenance pun tidak perlu di-shutdown semuanya, hanya power path dan beberapa bagian yang benar-benar penting.


3. Tier III - Concurrently Maintainable

Apabila sebuah data center sudah tier III, artinya fasilitas yang dimiliki pun benar-benar harus lengkap. Harus menggunakan multiple power dan cooling distribution meskipun hanya satu path yang aktif. Raised floor, UPS, dan generator wajib ada. Downtime tahunan tidak lebih dari 1.6 jam. Ketika maintenance pun tidak perlu shutdown. Biasanya, perusahaan-perusahaan besar di Indonesia memakai data center tier III, karena performanya pun sudah sangat mumpuni.


4. Tier IV - Fault Tolerant

Tier paling tinggi adalah tier IV ini. Tingkat availabilitas-nya sudah mencapai 99.995%, hampir sempurna sebagai pusat data. Bahkan jika ada downtime tahunan hanya 0.4 jam, tidak lebih dari itu. Data center ini pun tidak boleh rentan gangguan entah itu gangguan terencana maupun tidak.


Data Center dengan Tier III di Indonesia
Data Center
  • From: www.ibm.com

Di Indonesia, data center yang masih sering dipakai adalah tier III. Bisnis-bisnis perbankan pun memakai data center tier III. Hal ini karena semakin tinggi tier, harga pelayanannya pun semakin mahal. Sedangkan data center tier III pun sudah memberikan pelayanan yang maksimal.

Apabila anda juga sedang mencari layanan data center dengan tier III di Indonesia, sudah pasti sangat direkomendasikan untuk menggunakan layanan NEX data center. Bisa Anda kunjungi website resminya di nexdatacenter.com untuk mendapatkan info lengkap mengenai NEX data center yang sudah beroperasi lebih dari 10 tahun.
Read More

Jenis-jenis Furniture Kantor Yang Jarang Diketahui


Setiap staff yang bekerja di sebuah perusahaan menginginkan suasana kerja yang nyaman agar proses kerjanya lebih maksimal. Untuk itu, perusahaan membutuhkan penataan ruangan yang rapi dan menarik, bahkan diusahakan tidak membosankan. Agar penataannya semakin sempurna, tidak sedikit perusahaan yang memakai furniture kantor yang berkualitas bagus.

Tidak hanya dilihat dari kualitasnya yang bagus, tapi modelnya yang fungsional dan sesuai dengan harganya. Pada umumnya, perusahaan pasti akan memilih perabotan kantor dengan bahan material yang kuat, sehingga awet pemakaiannya. Tidak jarang mereka meminta orang yang lebih ahli untuk membuatnya. 

Buat kamu yang belum mengenal furniture kantor apa saja yang biasanya dipakai, simak saja beberapa jenisnya di sini.

1. Free standing furniture

Free Standing Furniture
From: www.segmentedsystemsmfg.com

Jenis ini merupakan perabotan kantor yang bisa dengan gampangnya dipindahkan ke mana pun, bahkan sifatnya tidak permanen. Perabotan yang bebas dipindahkan ke mana saja ini bisa kamu temukan di perusahaan-perusahaan, mulai dari kursi kantor, lemari atau rak, sampai sofa. Ada pula furniture yang ukurannya lebih besar tapi masih tetap bisa dipindahkan.

Ada kelebihannya kalau kamu memakai item kantor yang satu ini yakni sebagian besar material yang dipakainya lebih kokoh dan tahan lama. Meski ada beberapa perabotan yang sulit dipindahkan karena ukurannya yang besar, tetap saja jenis ini sangat penting kamu butuhkan untuk perusahaan.

2. Buit in furniture

Built in Furniture
From: www.homedit.com

Untuk jenis ini, kamu bisa menyesuaikannya dengan keperluan perusahaan kamu. Model-model yang disediakan juga lebih banyak dibandingkan jenis lainnya. Kamu pun bisa meminta tenaga ahli untuk membuatkannya sesuai dengan permintaan kamu. Misalkan kamu mau perabotannya lebih fungsional atau multi fungsi, mereka bisa membuatkannya, sehingga kebutuhan kantor bisa disesuaikan dengan lebih gampang.

Biasanya model yang mereka buat lebih minimalis, tapi tetap terlihat modern. Beberapa perabotan yang termasuk jenis ini adalah lemari berkas, rak buku, mau pun lemari khusus untuk ruangan kantor tertentu. Dengan memakai jenis ini, kamu juga bisa menyesuaikannya dengan kondisi dan luas ruangan. 

3. Mobile furniture

Mobile Furniture
From: www.russwood.net

Sama seperti free standing furniture, perabotan kantor ini termasuk kategori yang gampang dipindahkan ke mana pun. Yang membedakannya adalah terdapat roda di bawah perabotannya. Kalau diberikan roda, tentu kamu bisa memindahkannya dengan lebih gampang tanpa harus repot-repot menarik atau mendorongnya lagi. 

Tidak jarang perusahaan memakai jenis furniture kantor ini agar lebih mempermudah mobilisasi karyawannya selama bekerja. Perabotan yang paling umum memakai jenis ini adalah kursi kantor, meja, rak, dan masih banyak lagi yang lainnya. Untuk harganya sebenarnya bervariasi tergantung furniture apa yang kamu beli. 

Tidak jarang juga meja kantor memakai kaki roda di bawahnya. Beberapa meja kantor yang biasanya menggunakan roda, yaitu meja rapat, meja tamu, dan sebagainya. 

4. Knockdown furniture

KnokdownK Furniture
From: www.home-dzine.co.za

Buat kantor-kantor yang sering berpindah-pindah tempat, tentunya jenis furniture kantor yang satu ini sangat pas dan menjadi solusi yang tepat untuk menghindari pengangkutan perabotan yang berat-berat. Kamu yang memakai perabotan ini bisa dengan gampang dibongkar pasang, lalu dipindahkan ke mana pun kamu mau. 

Cara pemasangannya yang gampang pastinya juga tidak akan memakan banyak waktu, sehingga tidak membuang-buang banyak waktu lagi. Penyimpanannya pun juga praktis karena kamu bisa memasukan lagi ke dalam kardusnya, sehingga bisa dengan gampang dibawa saat kamu memindahkannya.

Beberapa furniture kantor di atas tentu bisa menambah pengetahuan kamu, apalagi kamu yang mau memulai membuat perusahaan atau kantor baru. Jangan lupa beli perabotannya di Arkadia Furniture melalui websitenya arkadiafurniture.co.id. Harganya kompetitif, bahan materialnya pun berkualitas. 
Read More

Sabtu, 24 November 2018

Jalan-jalan Ke Peninggalan Zaman Belanda: Keliling Pabrik Gula Jatiroto Kabupaten Lumajang

Jalan-jalan Ke PG Jatiroto
Halo kembali bersamaku melankolis muda, hehe. Kemarin aku jalan-jalan lagi nih. Buset dah, pokoknya tiada hidup tanpa jalan-jalan deh. Gak ada bosennya. Nah jalan-jalan kali ini aku mengunjungi salah satu peninggalan zaman Belanda yang ada di kawasan Kabupaten Lumajang. Udah pada tau belum kalau di Lumajang ada salah satu peninggalan Belanda yang masih tetap dirawat dan tetep eksis sampai saat ini? Belum kan? Baca terus deh biar tau.

Pabrik Gula Jatiroto atau yang biasa disebut PG Jatiroto oleh masyarakat sekitar merupakan salah satu peninggalan Belanda yang terbilang cukup besar. Berdiri sejak 1905 dan didirikan oleh perusahaan swasta milik Belanda. Terbilang cukup tua kan, hehehe. Seaabad lebih dan sampai saat ini bangunannya masih terjaga. Oh iya saat ini PG Jatiroto sudah dalam naungan PT. Perkebunan Nusantara XI, *aku baca kemarin di tugu selamat datangnya*.

PG Jatiroto sendiri berada di Desa Kaliboto Lor Kecamatan Jatiroto. Jaraknya sih kurang lebih 23 KM lah dari pusat kota. Nah kebetulan banget kemarin aku diajakin nih untuk ke salah satu pabrik gula yang notabennya masih peninggalan Belanda ini. Seumur-umur emang belum pernah masuk sekalipun aku. Makanya aku antusias banget nih. Yah namanya juga momennya pas. Ketika butuh jalan-jalan, ada yang ngajakin jalan. Ya kuy aja lah kan , hehe.




Waterpark PG Jatiroto
Saat pertama masuk, yah pastilah ada satpam yang menjaga. Kebetulan bukan aku yang lapor, jadi ya gak dapet ID visitor deh. Padahal pengen banget tuh foto sambil pake ID visitor. Tapi tak apa, lanjut aja. Jadi aku gak dateng sendirian, aku barengan sama tim. Setelah mobil di parkir, barulah menuju sasaran. Dan setelah aku turun dari mobl, aku kaget nih. Ternyata ada Water Park di kawasan PG Jatiroto. Aku baru tau kalau yang satu ini. Gak sempet masuk sih tapi aku foto bagian depannya aja. Pengen sih masuk, tapi kan ada urusan lain. Mungkin bisa lah lain kali aku bisa dateng dan sedikit cerita, hehe.

Nah ngapain sih aku ke PG Jatiroto? Ini nih yang akan jadi pembahasan. Sampe-sampe aku gak masuk ke PG Jatiroto, hehe. Sebenarnya aku ke PG Jatiroto ini untuk melihat bagaimana sistem limbahnya. Tapi sayangnya, aku gak pas nih. Ternyata musim giling tebu berada di bulan April sampai Oktober. Dan sekarang udah November, huhu. Jadi gak ada penggilingan yang dilakukan. Yah tak apa lah. Yang penting kelili-keliling deh.




Kantor Utama Nih
Kemarin tuh aku masuk ke sekretariat ISO. Melihat situasi dan keadaan bagaimana para karyawan yang sedangg bekerja. Ternyata nih yah, meskipun tidak dalam musim giling, para karyawan tetap sibuk. Layaknya pegawai kantor lain deh. Untuk ruangannya sih bagus banget. Yang sempat lah ngambil foto, hehehe. Dikit-dikit ngambil foto kalau aku ini. *Kaum millenial, jadi ya harap maklum*.



Setelah lama menunggu, akhirnya orang yang ditunggu dateng. Dia adalah karyawan yang bertugas sebagai pengolahan limbah dari hasil giling tebu di PG Jatiroto. Jadi aku dan tim sebenarnya mau menemuinya untuk melihat proses pengolahan limbah. Ngobrol-ngobrol cantik dulu sama dia, hehe. Setelah ngobrolnya puas, aku dan tim langsung menuju tempat pengolahan limbah.




Tempat Pengoahan Limbah Cair PG Jatiroto
Ternyata nih, tempat pengolahannya jauh banget coy dari kantor pusatnya. Kudu naik mobil dulu. Secara dong, luasnya aja 12 hektare. Kalau jalan kaki mah bisa ngos-ngosan dulu sebelum sampe tempat. Kurang lebih 5 menitan kalau naik mobil, akhirnya sampai juga di tempat pengolahan limbah. Sebenarnya kalau dipikir, bagus juga tepatnya kalau dibuat hunting. Kayak ada seperti jembatannya gitu, instagrammable deh. Tapi kalau mau hunting susah juga sih perizinannya, hehe. Aku aja cuma ngambil foto beberapa aja kok. Yang penting ada buat konten.


Bagus Kan?
Lama aku berkeliling di tempat pengolahan limbah ini. Bahkan aku sempat masuk ke salah satu tempat untuk menimbun limbah olahan. Gede banget coy. Kurang lebih dalamnya 5 meter dan luasnya 10 meter. Aku aja sempet merinding kok pas masuk, hehe takut coy. Nanti ada video di akhir tulisan kalau penasaran dengan kondisi tempatnya. Katanya sih, kalau udah di penghujung musim giling, ada event mancing gitu di tempat pengolahan limbah ini. So, buat kalian yang hobinya mancing bisa tuh dateng kesini. Gratis pula katanya mas yang ngaterin, hehe.

Oh iya, sebelum masuk kawasan pengolahan limbah, ada tempat yang bagus memang buat hunting lagi. Pernah liat juga para anak hits ngambil foto di tempat itu. Tapi aku juga gak sempet buat berhenti ngambil foto tempatnya. Nanti bisa liat deh di Instagram, dengan tagar #PGJatiroto. Anak-anak hits dan banyak photographer ngambil foto di tempat itu.




Kata-katanya Gokil Gaes, hehehe
Ada satu lagi yang unik di PG Jatiroto. Banyak rambu keselamatan kerja yang kata-katanya gokil. Hal ini bisa memacu dan lebih diingat oleh para karyawan yang sedang bekerja. Mungkin itu sih yang diharapkan oleh pihak PG Jatiroto. Kalau udah diinget dan memacu, karyawan kan bisa lebih produktif dan lebih hati-hati lagi dalam bekerja. Kan bisa semakin banyak pula hasil yang didapatkan. Bener gak? Aku sih agak inget kalau masalah ini. Dulu pernah dapet mata kuliah K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja).

Mungkin itu aja sih yang bisa aku ceritain tentang pengalamanku saat ke PG Jatiroto. Sekali lagi ini ada the first alias pertama kalinya aku ke tempat ini. Semoga peninggalan zaman Belanda ini akan terus eksis sampai anak cucu nanti. Perawatannya lebih di tingkatkan. Kalau udah gitu kan bisa berkontribusi untuk daerah. Dari segi wisata dan industrinya. Kalau ada pertanyaan seputar PG Jatiroto atau kontenku kali ini, bisaa langsung komentar aja yak. Pasti dibales kok. Terimakasih. 


Video Di Tempat Penampungan Nih

Read More