Blog Yang Berisi Tentang Pengalaman Jalan, Keliling, Kegalauan Dan Sedikit Gado-gado

Jumat, 25 November 2016

Penyebab Diabetes Dan Cara Mencegahnya

Pembunuh zaman sekarang memang tidak bisa dilepaskan dari adanya kehidupan. Namun tahukah anda bila sekarang pembunuh yang paling berbahaya ada di sekitar kita? Apakah kita masih belum sadar? Mari kita melihat dari diri sendiri. Mungkin memang kita masih belum sadar dengan adanya penyakit-penyakit dalam tubuh.

Simposium Nasional Hari Diabetes Sedunia
Foto : Bima Widjanata
Diabetes, merupakan sebuah penyakit yang saat ini banyak diperbincangkan. Semakin hari semakin menjadi pula penyakit ini. Bayangkan yang dulunya penyakit diabetes tidak diwaspadai dan sekarang menjadi penyakit yang paling disorot. Coba bayangkan ada 415 juta jiwa yang mengidap penyakit diabetes pada tahun 2015, dan diperkirakan pada tahun 2040 akan jauh meningkat menjadi 642 juta jiwa.

Faktor risiko penyebab diabetes ada dua hal, yang pertama yaitu faktor yang tidak dapat di modifikasi dan faktor yang dapat dimodifikasi. Maksud dari modifikasi yaitu buatan atau tidak, jadi ada memang penderita diabetes yang memang sejak lahir mengidap diabetes atau tidak. Untuk faktor yang tidak dapat dimodifikasi diantaranya usia, riwayat keluarga diabetes. Dua hal ini memang tidak dapat dihindari lagi namun jangan khawatir, faktor ini masih bisa dicegah. Untuk faktor yang dapat dimodifikasi diantaranya kelebihan berat badan, kurang beraktivitas fisik, merokok, makan makanan yang kurang sehat, dan mengkonsumsi alkohol.

Saya tidak akan membahas penyebab diabetes yang tidak bisa dimodifikasi, namun saya akan membahas penyebab diabetes yang bisa dimodifikasi. Secara tidak langsung memang manusia banyak melakukan hal yang dapat menimbulkan penyakit. Mari kita bahas satu per satu.
1. Kelebihan berat badan
Yang berhubungan dengan berat badan memang sangat sensitif diperbincangkan. Jangankan yang sedang menderita penyakit, yang tidak mengidap penyakit pun sangat hati-hati dengan hal ini. Namun ada saja yang acuh dengan masalah kelebihan berat badan, buktinya masih banyak yang mengalami obesitas. Kelebihan berat badan bukan hanya menyebabkan timbulnya penyakit diabetes saja, tetapi juga akan menimbulkan penyakit berbahaya lainnya.
2. Kurang beraktivitas fisik
Nah untuk yang satu ini biasanya berhubungan erat dengan poin satu (Kelebihan berat badan) karena biasnya yang memiliki berat badan yang lebih akan menjadi malas untuk beraktivitas fisik. Ingat! Beraktivitas fisik bukan olahraga, karena permainan catur juga olahraga. Olahraga belum tentu melakukan aktivitas fisik tetapi aktivitas fisik pasti melakukan olahraga.
3. Merokok
Untuk merokok, mungkin hampir sama dengan kelebihan berat badan. Karena dengan merokok bukan hanya diabetes yang akan datang, tetapi penyakit lain juga akan hadir.
4. Makan makanan yang kurang sehat
Banyak yang berpikiran salah dengan makanan. Trend makanan fast food saat ini memang membawa perubahan yang berdampak besar. Mengapa zaman dahulu tidak banyak penyakit aneh seperti sekarang? Mungkin hal ini menjadi salah satu penyebabnya.
5. Mengkonsumsi alkohol
Mengkonsumsi alkohol dapat menimbulkan meningkatnya berat badan, tekanan darah, dan kolesterol. Bukan hanya itu saja, alkohol juga akan menyebabkan denyut jantung tidak teratur.

Komplikasi Penyakit Diabetes Pada Tubuh Manusia
Foto : Bima Widjanata
Diabetes memang bukan penyakit menular, namun menjadi penyakit penyebab kematian tertinggi dalam 2 tahun terakhir. Dan Indonesia merupakan negara ke 7 dunia yang masyarakatnya mengidap penyakit diabetes. Memang mengejutkan dan fantastis. Itu dikarenakan masih banyak masyarakat yang acuh terhadap kesehatan tubuh. Namun Kementerian Kesehatan Republik Indonesia tidak tinggal diam saja. Banyak upaya yang telah dilakukan untuk mencegah timbulnya penyakit diabetes dikalangan masyarakat. Mulai dari melakukan sosialisasi, mengadakan ajakan melalui iklan, dan masih banyak hal lainnya. Pada tanggal 19 November 2016, Kementerian Kesehatan juga melakukan upaya untuk mengurangi penderita penyakit diabetes. Kementerian kesehatan melakukan kegiatan Simposium Nasional Hari Diabetes Sedunia yang dilaksanakan di Jakarta Convention Center.

Ada sebuah cara yang mungkin bisa dapat diingat secara lekat di pikiran masyarakat, yaitu membuat slogan CERDIK yang sebenarnya adalah tips untuk mencegah timbulnya penyakit diabetes.
“C” Cek kesehatan secara berkala. Kita harus melakukan pengecekan terhadap kesehatan kita secara rutin dan berkala. Sebenarnya bukan hanya untuk menghindari penyakit diabetes, namun juga penyakit yang lain.
“E” Eyahkan asap rokok, jadi hindarilah merokok untuk mencegah diabetes.
“R” Rajin beraktivitas fisik. Apapun kegiatan fisik yang kita lakukan pastinya akan memberikan dampak positif terhadap tubuh dan kesehatan. Setidaknya untuk mencegah timbulnya penyakit diabetes, mari kita lakukan aktivitas fisik berjalan kaki 30 menit dalam sehari.
“D” Diet sehat dengan kalori seimbang. Melakukan diet tidak asal begitu saja, namun ada prosedur. Yang melakukan diet saja ada prosedurnya, apalagi yang makannya sembarangan kan? Jadi kita harus mengkonsumsi makanan sehat, mungkin dengan mengganti camilan dengan buah, mengurangi konsumsi minuman soda, mengurangi konsumsi gula, dan kurangi mengkonsumsi makanan fast food.
“I” Istirahat yang cukup. Mahluk hidup yang menunda istirahat hanya manusia yang bisa. Mereka kadang lupa diri dan waktu untuk ini, sehingga mereka menunda-nunda istirahat. Padahal istirahat merupakan hal yang paling penting.
“K” Kelola stres dengan baik. Untuk hal ini memang tidak banyak yang saya tahu, karena sejatinya mengelola stres itu bukan ha yang mudah. Namun saya juga selalu mencoba melakukan hal ini agar beban yang dirasa menjadi lebih ringan.

Cerdik
Foto : Bima Widjanata
Marilah kita selalu dan selalu badan menjaga tubuh kita dari terjangan penyakit, apalagi penyakit diabetes. Karena bukan hanya kita yang akan mengidap penyakit tersebut, namun anak cucu kita nanti juga akan merasakan hal itu. Dampak yang ditimbulkan akan terasa di kemudian hari. Mari kita berperilaku CERDIK agar kita terhindar dari penyakit diabetes. (Bima Widjanata Suwaji)





0 komentar:

Posting Komentar

About