√ Memberanikan Diri Untuk Keliling Malang Di Saat Pandemi - alamatbima

Memberanikan Diri Untuk Keliling Malang Di Saat Pandemi

Memberanikan Diri Untuk Keliling Malang Di Saat Pandemi

Alamatbima.com,- Halo kembali lagi bersamaku melankolis muda yang suka banget jalan-jalan dan kulineran. Eh, tau gak? Aku jadi ketagihan sih buat melalang buana nih. Padahal masih dalam kondisi masih seperti sekarang ini. Nah, beberapa waktu lalu aku memberanikan diri untuk Keliling Malang Di Saat Pandemi. Pengen tau ceritanya kan, baca terus deh.

 

Keliling Malang Di Saat Pandemi
Keliling Malang Di Saat Pandemi

Pada beberapa waktu lalu, aku memberanikan diri untuk Mencoba Keliling Malang Di Saat Pandemi. Hal ini dilakukan karena keinginan. Serta dorongan pekerjaan juga sih, hehe. Tapi sebelum berangkat, aku juga sempet kepikiran tuh. Yah karena pandemi ini belum berlalu.

 

Ketika sudah membulatkan tekad, akhirnya aku memutuskan untuk berangkat. Tapi keliling kali ini terasa sangat berbeda. Yah, karena yang biasanya aku staycation itu gak pilih-pilih. Sekarang malah pilih-pilih. Makan dimana aja oke, sekarang malah mikir dua kali untuk memutuskan makan dimana.

 

Yang pertama dilakukan sih masih sama. Mempersiapkan barang bawaan yang bakalan dibutuhkan ketika Keliling Malang Di Saat Pandemi. Pastinya dengan tambahan beberapa masker dan hand sanitizer. Yah, sekarang itu jadi barang bawaan wajib.

 

Lanjut langsung ketika sudah berada di Malang. Hal yang pertama aku lakukan adalah memilih tempat makan. Yah namanya dalam perjalanan, pasti laper dong. Akhirnya aku memilih untuk makan di Chingoo. Udah pada tau Chingoo belum?

 

Tempat Nongkrong Hits Di Malang
Mampir Makan Di Korean Resto (Chingoo)

Chingoo adalah salah satu tempat makan nuansa korea. Jadi aku baru pertama kali nyobain tempat makan yang satu ini. Mungkin ini sih tempat makan hits gitu. Dengan tempat yang bagus, kemudian dengan makanan yang enak banget.

 

Setelah makan, aku kembali melanjutkan visiku untuk Keliling Malang Di Saat Pandemi. Mencoba untuk mampir di beberapa tempat. Namun tak lama karena masih was was. Emang sih, kudu pilih-pilih banget. Yah, tak apa lah. Emang hal ini juga untuk kebaikan diri sendiri. Biar tetap terjaga gitu dah.

 

Setelah lama berkeliling. Akhirnya aku menentukan pilihan untuk mampir nongkrong di Perspektif Coffee. Ini sih atas usulan dari temen. Dengan tempat yang nyaman. Dan katanya sih pilihan minuman dan makanannya juga lumayan.

 

Berkeliling menyusuri setiap sudut Malang. Mencari-cari alamat Perspektif Coffee, dan setelah setengah jam lebih baru ketemu. Yah, maklum lah. Namanya juga bukan akamsi (Anak Kampung Sini). Dilihat dari tempat parker sih, kayaknya tempat nongkrong yang satu ini lumayan terkenal, rame lagi. Yaudah, karena udah capek keliling, ya mampir aja.

 

Aku memesa satu gelas cappuccino latte hangat. Menunggu beberapa saat bersama salah satu kawan. Muncul obrolan tentang vaksin. Yang saat ini memang banyak diperbincangkan oleh orang-orang. Dan aku kebetulan banget habis baca tentang Vaksin Moderna. Hmmm, akhirnya mulai ngobrol serius tentang hal ini.

 

Mungkin sih, setelah pembahasan vaksin mulai muncul di masyarakat. Banyak yang mempertanyakan tentang apa efek baik positif maupun negatifnya. Namun yang pasti, dengan hadirnya vaksin ini, mungkin akan memunculkan semangat baru maupun harapan baru untuk kehidupan.

 

Tempat Ngopi Hits Di Malang
Ngopi Di Perspektif Coffee


Ditengah obrolan yang tengah seru, kopi yang ku pesan datang. Aroma nikmat sudah menusuk indra. Tanpa pikir panjang langsung aja aku foto, hehehe pasti dikira langsung disruput bukan? Karena tampilannya bagus foto dulu cuy, baru disruput.

 

Memang tak salah pilih. Baik pesanan maupun tempat. Rasanya pas banget dah. Temenku yang pesen makanan juga bilang kalau makanannya enak. Oh iya baru inget, tempatnya instagramable kalau kata anak-anak milenial zaman sekarang bilang. Tapi aku gak foto-foto tempat sih. Karena sibuk diskusi dan menikmati kopi.

 

Keliling Malang Di Saat Pandemi
Motret Ketika Ngopi Jadi Kebiasaan

Setelah dua jam berlalu. Akhirnya aku mulai beranjak pulang. Capek tapi puas karena visi Keliling Malang Di Saat Pandemi tuntas. Dengan tetap mematuhi protokol yang ada. Jaga jarak, selalu pakai masker, dan hand sanitizer sering digunakan. Yang penting mah tetep jaga diri dah.

 

Mungkin itu aja sih ceritaku saat memberanikan diri untuk Keliling Malang Di Saat Pandemi. Buat kalian yang pengen jalan-jalan, juga harus tetap jaga diri baik-baik yaps. Patuhi protokol yang ada. Kalau ada pertanyaan seputar jalan-jalan kali ini, langsung aja di kolom komentar yaps. Tenang bakalan dibales kok.

Terima kasih.~

Please write your comments