√ Mengukir Kenangan Dalam Perjalanan Menyusuri Wisata Pantai Pulau Merah - alamatbima

Mengukir Kenangan Dalam Perjalanan Menyusuri Wisata Pantai Pulau Merah

Mengukir Kenangan Dalam Perjalanan Menyusuri Wisata Pantai Pulau Merah

Alamatbima.com,- Kembali bersamaku melankolis muda yang demen banget jalan-jalan. Oke, kali ini aku bakalan bercerita pengalamanku secara detail saat mengukir kenangan dalam perjalanan menyusuri Wisata Pantai Pulau Merah. Penasaran kan? Baca terus deh tulisan ini. Bakalan ada foto-foto kece juga kok.


Wisata Pantai Pulau Merah
Perjalanan Menyusuri Wisata Pantai Pulau Merah

Pada akhir bulan September, aku memulai untuk memberanikan diri keluar menikmati alam. Pastinya dengan jalan-jalan. Meskipun masih dalam keadaan pandemi, tetap saja aku harus jalan-jalan. Karena rasanya sudah gatal kaki ini berdiam dirumah. Terpilihlah Wisata Pantai Pulau Merah yang masih tergolong tak jauh.

 

Wisata Pantai Pulau Merah terletak di Dusun Pancer, Sumberagung, Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi. Jadi posisinya tuh di barat daya Kota Banyuwangi. Kurang lebih 68 Kilometer, atau bisa ditempuh selama kurang lebih 2 jam perjalanan. Itu sih tergantung yang bawa kendaraan deh.


Lokasi Pantai Pulau Merah
Jalan-jalan Ketika Pandemi

Akses jalan menuju salah satu destinasi pantai di Banyuwangi ini juga cukup bagus kok. Namun ketika hampir sampai saja jalan mulai sedikit rusak. Tapi untuk penunjuk jalan aman. Sampai lokasi pantai terpampang penunjuk yang bakalan mempermudah para wisatawan. Karena aku juga merasa terbantu banget. Gak sampe kesasar.

 

Setelah melalui pemukiman warga yang begitu panjang. Kendaraanku berhenti di sebuah gerbang. Para petugas tiket sudah bersiap dengan pekerjaannya. Tiket masuk Wisata Pulau Merah ini tergolong murah. Hanya dengan 10K saja, aku sudah dipersilahkan untuk masuk. Pastinya harus dicek suhu dan pakai hand sanitizer dulu.


Baca juga: https://www.alamatbima.com/2020/10/kapan-terakhir-kali-jalan-jalan.html 


Kemudian aku mencari tempat parkir yang tak terlalu jauh. Pastinya juga harus teduh dong. Biar gak kepanasan kendaraanku. Kasihan, sudah menemani selama perjalanan, masak iya masih dipanas-panasin, hehehe.

 

Ketika aku menjejakan kaki di pasir pantai. Hari sudah menjelang sore. Langit sedikit jingga juga turut berpartisipasi dalam mengukir kenangan saat itu. Bagaimana tidak? Ini adalah pertama kalinya aku memutuskan untuk keluar. Dan destinasi Wisata Pantai Pulau Merah inilah yang terpilih.


Panorama Pantai Pulau Merah
Panorama Pantai Pulau Merah Saat Sore Hari

Perjalanan yang melelahkan serasa terbayar dengan hamparan pasir berwarna putih sedikit jingga akibat paparan sinar matahari. Ombak berdesir merdu. Dan daun rimbun melambai-lambai akibat terpaan angin sendu. Begitu lengkapnya sehingga tak ingin rasanya beranjak.

 

Tak jauh dari bibir pantai, terdapat sebuah pulau yang begitu kokoh menghadapi terjangan ombak. Yaps, itulah pulau merah. Entah mengapa sejarahnya mengapa disebut pulau merah, aku pun tak mengerti. Aku juga tak bertanya kepada siapapun disana tentang hal itu. Karena aku hanya ingin menikmati suasana yang ada.

 

Dipinggiran pantai terdapat tempat berpayung untuk disewa. Ketika ingin berdiam menikmati sapaan alam, menjadi alternatif untukku agar bisa berteduh. Ditambah lagi dengan es kelapa muda yang begitu menyembuhkan dahaga.

 

Wisata Pantai Pulau Merah
Menikmati Senja Di Pantai Pulau Merah

Musik indie khas anak senja dan deru ombak yang menerjang bibir pantai. Keindahan panorama menjelang senja di Wisata Pulau Merah. Ditambah lagi es kelapa muda menemani bersantai. Kurang apalagi coba kalau sudah seperti ini. Aku aja sampai lupa kalau saat itu aku melakukan perjalanan ketika pandemi belum kunjung usai.

 

Pastinya tak lupa untuk mengabadikan beberapa foto untuk melangkapi memori baik smartphone maupun kamera. Juga beberapa video agar bisa dijadikan konten untuk media sosial Instagram. Yah, biar orang-orang diluar sana juga tau kalau di Kabupaten Banyuwangi juga terdapat keindahan alam pantai yang luar biasa.

 

Setelah puas motret dan take video. Aku memutuskan untuk kembali munuju kendaraan dan beranjak pulang. Yah, harus diingat, sejauh-jauhnya melakukan perjalanan, jangan lupa untuk kembali pulang. Kecuali untuk pindah tempat tinggal, hehe.

 

Itulah sepenggal ceritaku saat mengukir kenangan dalam perjalanan menyusuri Wisata Pulau Merah. Kalau ada pertanyaan seputar wisata pantai yang satu ini, langsung aja di kolom komentar. Tenang, bakalan dibales kok. Oh iya, kalau penasaran foto-foto lain dan videonya. Klik ikon Instagram diatas yaps.

Terima kasih.~

1 komentar

  1. Duuuuuh banyuwangi ini udah lama masuk bucketlistku, tapi blm sempet didatangi. Trakhir kali road trip keliling Jawa, suami ga mau sampe Banyuwangi. Jadi mentok di malang 😅.

    Pulau merah beberapa kali denger namanya. Dan aku juga penasaran kenapa jadi pulau merah namanya. Secara warnanya ga ada merah2nya 😅.

    Yg aku mau coba lainnya kalau nanti ke Banyuwangi, itu kulinernya mas 😄. Unik2 soalnya

    BalasHapus