Blog Ini Berisi Tentang Curahan Hati, Cerita Ketika Jalan-jalan, Ngulik-ngulik Makanan dan Tempat Nongkrong, Kadang Juga Bahas Yang Lain. Intinya Blog Ini Gado-gado Banget. Awas Kalau Bacaannya Bikin Nagih, Hehehe.

Selasa, 05 Maret 2019

Ketahui Tiering Pada Data Center Yang Cocok Untuk Perusahaan Anda

Tingkatkan Tiering Data Center
From: www.seagate.com

Data center menjadi bisnis teknologi yang semakin diminati masyarakat, terutama oleh pelaku usaha yang membutuhkan tempat aman untuk menyimpan data-data atau pengusaha yang bergelut di bidang IT. Penyedia layanan data center sendiri ternyata memiliki tingkatan yang perlu diketahui oleh para klien. Tingkatan tersebut merupakan standarisasi yang sudah disetujui secara global, sehingga para pemilik data center harus dapat memenuhi standar tersebut untuk kemudian mendapat sertifikasi kelayakan. Dari dua sertifikasi data center, yakni sertifikasi tier uptime institute dan ISO, Anda memang sebaiknya mempelajari keduanya dengan baik. Namun, untuk menemukan data center yang cocok bagi jenis perusahaan Anda, maka yang harus diperhatikan adalah tingkatan tier-nya.


Tingkatan Tier pada Data Center

Sebagai upaya untuk memberi kelayakan pada layanan data center, Uptime Insitute pun membuat sistem yang disebut sebagai tier. Kemudian, tier diklasifikasikan menjadi empat tingkatan, mulai dari yang paling basic sampai yang benar-benar hampir sempurna. Setiap tingkatan memiliki kelayakan infrastruktur dengan standar berbeda. Semakin tinggi tingkat tier maka semakin jauh data center tersebut dari risiko downtime dan sebagainya. Akan tetapi, setiap pengguna data center memiliki kebutuhan berbeda-beda sehingga sebelum terburu-buru mencari data center tier IV, lebih baik ketahui dulu bagaimana masing-masing tier ini.


1. Ti I - Basic

Klasifikasi tier paling dasar adalah tier I. Data center dengan tier I memiliki tingkat availabilitas 99.671%. Biasanya perlengkapan atau peralatan IT yang digunakan tidak hanya satu jalur. Downtime tahunannya bisa mencapai 28.8 jam, dan ketika akan maintenance, maka harus di-shutdown dan baru diaktifkan kembali ketika sudah selesai perawatan. Oleh sebab itu, data center dengan tier I biasanya didapat pada perusahaan yang punya data center sendiri atau perusahaan dalam skala kecil.


2. Ti II - Redundant Components

Data center dengan tier II biasanya memiliki infrastruktur yang lebih mumpuni. Raised floor, UPS, dan juga generator harus ada dan selalu aktif. Tingkat availabilitas-nya mencapai 99.741%, cocok untuk perusahaan dalam skala sedang. Selain itu, ketika maintenance pun tidak perlu di-shutdown semuanya, hanya power path dan beberapa bagian yang benar-benar penting.


3. Tier III - Concurrently Maintainable

Apabila sebuah data center sudah tier III, artinya fasilitas yang dimiliki pun benar-benar harus lengkap. Harus menggunakan multiple power dan cooling distribution meskipun hanya satu path yang aktif. Raised floor, UPS, dan generator wajib ada. Downtime tahunan tidak lebih dari 1.6 jam. Ketika maintenance pun tidak perlu shutdown. Biasanya, perusahaan-perusahaan besar di Indonesia memakai data center tier III, karena performanya pun sudah sangat mumpuni.


4. Tier IV - Fault Tolerant

Tier paling tinggi adalah tier IV ini. Tingkat availabilitas-nya sudah mencapai 99.995%, hampir sempurna sebagai pusat data. Bahkan jika ada downtime tahunan hanya 0.4 jam, tidak lebih dari itu. Data center ini pun tidak boleh rentan gangguan entah itu gangguan terencana maupun tidak.


Data Center dengan Tier III di Indonesia
Data Center
  • From: www.ibm.com

Di Indonesia, data center yang masih sering dipakai adalah tier III. Bisnis-bisnis perbankan pun memakai data center tier III. Hal ini karena semakin tinggi tier, harga pelayanannya pun semakin mahal. Sedangkan data center tier III pun sudah memberikan pelayanan yang maksimal.

Apabila anda juga sedang mencari layanan data center dengan tier III di Indonesia, sudah pasti sangat direkomendasikan untuk menggunakan layanan NEX data center. Bisa Anda kunjungi website resminya di nexdatacenter.com untuk mendapatkan info lengkap mengenai NEX data center yang sudah beroperasi lebih dari 10 tahun.

0 komentar:

Posting Komentar