Blog Ini Berisi Tentang Curahan Hati, Cerita Ketika Jalan-jalan, Ngulik-ngulik Makanan dan Tempat Nongkrong, Kadang Juga Bahas Yang Lain. Intinya Blog Ini Gado-gado Banget. Awas Kalau Bacaannya Bikin Nagih, Hehehe.

Rabu, 31 Oktober 2018

Indonesia Masih Dalam Duka: Kota Palu Dan Sekitarnya Masih Mencoba Melakukan Pemulihan

Duka Masih Menyelimuti Indonesia
Foto: jadimandiri.org

Halo kembali bersamaku melankolis muda, hehe. Huft, akhir-akhir ini negeriku banyak menderita duka. Entah mengapa hal ini bisa terjadi. Apakah memang tuhan sayang terhadap negeri ini atau hal ini adalah teguran. Salah satu duka yang menggemparkan negeri ini bahkan sempat menjadi pemberitaan di media internasional adalah gempa dan susulan tsunami di Palu dan sekitarnya. Kali aku akan bahas hal itu. Baca terus yuk biar tau bagaimana keadaan Kota Palu dan sekitarnya saat ini.

Kota Palu sebelumnya merupakan sebuah tempat yang damai. Aktifitas kota ini dan beberapa kota sekitarnya juga terbilang sudah baik. Dari sektor perekonomian, pariwisata, industri, maupun sektor-sektor lain sudah bersinergi. Namun sebulan yang lalu, hal ini menjadi berubah 360 derajat. Duka pun datang menimpa. Gempa sebesar 7,4 skala richter mengguncang Palu dan sekitarnya. Yang kemudian diikuti oleh air alut yang menggulung “Tsunami”. Betapa terkejutnya, karena sebelumnya tak lama sebelum itu, gempa juga menggoncang daerah Lombok dan juga masih memberikan bekas duka yang mendalam.

Sudah sebulan lebih beberapa hari duka yang menghampiri Palu dan sekitarnya terjadi. *Apakah Palu masih terbayang trauma duka?*.  Sepertinya duka memang tak bisa sekejap menghilang begitu saja. Apalagi trauma mendalam akan membekas. Namun Palu dan sekitarnya sudah mulai beranjak. Membenahi semua yang sudah diluluh lantakkan oleh alam. Dan itu semua juga berkat dukungan seluruh masyarakat Indonesia, bahkan masyarakat dunia juga.


Pembangunan Untuk Memulihkan Palu
Foto: jadimandiri.org

BUMN bersama para relawan serta pemerintah terus melakukan usaha pemulihan Palu dan sekitarnya. Di salah satu desa yakni di desa Tolu dan Sibulaya contohnya. Pemulihan yang dilakukan adalah membangun 400 rumah hunian sementara untuk masyarakat yang menerima dampak dari gempa.

BUMN hadir untuk negeri melalui Bank Mandiri lah yang berperan besar untuk melakukan pemulihan ini. Fasilitas lain yang menunjang pemukiman pun juga dibangun seperti toilet, aula sederhana, sekolah sementara dan termasuk sekolah sementara untuk anak-anak. Hal ini dilakukan karena masyarakat pastinya menginginkan kenyaman dalam melangsungkan hidup.



Pekerja Yang Melakukan Pembangunan
Foto: jadimandiri.org

Pembangunan Sekolah Sementara
Foto: jadimandiri.org

Yang sangat menjadi sorotanku adalah pembangunan sekolah yang tengah dilakukan. Ini adalah sebuah tindakan yang sangat baik. Karena anak-anak lah yang memiliki tingkat trauma tinggi terhadap suatu kejadian. Dengan dibangunnya sekolah kembali, mereka dapat menimba ilmu kembali. Menerima wawasan baru. Dan juga mereka akan menerima pemulihan mental yang dilakukan oleh guru. Karena ditangan anak-anaklah suatu saat nanti daerah akan dibangun kembali seperti semula, bahkan bisa akan lebih maju. Nah, makanya jangan sampai mereka larut dalam trauma mendalam karena duka yang sudah menimpanya. Ini nih alasan pembangunan sekolah sementara.

Oh iya, pembangunan rumah tinggal sementara untuk guru pengajar juga dilakukan lho. Tempatnya tepat berada di depan sekolah sementara. Jadi guru pengajar tak lagi kebingungan lagi untuk tinggal. Ini sangat membantu para siswa kedepannya. Kalau siswa kebingungan tentang sesuatu yang berhubungan dengan mata pelajaran, kan siswa bisa tuh dateng langsung ke rumah gurunya. Kan deket.


Ibu Rini, Menteri BUMN Datang Langsung
Melihat Kondisi Pembangunan
Foto: jadimandiri.org

Oh iya, kemarin Ibu Rini, Menteri BUMN juga menyempatkan datang langsung melihat bagaimana proses pemulihan yang dilakukan oleh BUMN. Kedatangannya pun disambut dengan hangat oleh para masyarakat. Bu Rini juga ingin merasakan apa yang sedang masyarakat. Ketika sesaat Bu Rini datang, dengan gaya casual dan friendly-nya, beliau langsung menuju dapur umum. Ngapain sih di dapur umum? Nah jadi pertanyaan besar nih. Ternyata Bu Rini Mengambil KaledoMakanan khas di daerah ini” untuk diberikan ke Pak Tiko, Direktur Utama Bank Mandiri.


Bu Rini Bersama Dirut Bank Mandiri dan Staf Desa
Foto: jadimandiri.org

Gak hanya ngambilin sih, Bu Rini juga mencoba langsung Kaledo, yang memang rasanya enak banget. Beliau juga disuguhi durian dari Parigi yang ukurannya gede banget. Sampe-sampe Bu Rini kaget tuh liat ukurannya. Setelah menikmati hidangan yang sudah disuguhkan, Ibu Menteri yang supel ini juga menyempatkan berbincang dengan dirut Bank Mandiri dan staf desa. Menanyakan bagaimana kondisi pemulihan yang dilakukan dan kondisi para pengungsi yang ada.

Bu Rini juga menyempatkan untuk berkeliling melihat kondisi langsung. Salah satunya ke sekolah sementara yang sudah dibangun. Melihat anak-anak kembali bersekolah. Memberikan kata-kata mutiara untuk memotivasi anak-anak. Ini nih salah satu pesan beliau “Belajar yang rajin ya, agar suatu saat nanti bisa menjadi orang hebat dan dapat membangun desa kembali semula”. Memanglah beliau sangat menginginkan Palu bisa kembali seperti semula. Menjadi tempat yang aman dan tentram.



Perform Anak-anak Menyambut Bu Rini Di Aula Bersama
Foto: jadimandiri.org

Saat mengunjungi aula bersama. Bu Rini disambut dengan perform dari paduan suara anak-anak yang menyanyikan lagu. Sempat terlihat ada yang meneteskan air mata. Saking harunya membawakan lagu, yang ternyata nih lagunya tentang kejadian bencana yang telah menimpa mereka. Perasaan haru dan bangga melihat meraka.

Pembangunan yang sudah hampir rampung semua. Banyak fasilitas yang sudah bisa digunakan kembali, seperti ATM, Bank, Bandara, dan masih banyak lagi fasilitas lain menandakan Palu dan sekitarnya sudah mencoba bangkit. Relawan pun masih juga masih banyak tersebar. Membantu para masyarakat dan mencoba meringankan beban yang ditanggung. Kembalilah seperti semula, itulah harapan dari Inonesia. Indonesia akan tetap terus mencoba membantu.



Para Relawan Yang Masih Setia Membantu
Foto: jadimandiri.org

Keharmonisan Relawan Dan Pengungsi
Foto: jadimandiri.org

Mungkin itu aja sedikit kisah Palu dan sekitarnya yang sudah membaik kondisi dan keadaannya. Yuk terus berikan suport dan bantuan. Duka mereka yang ada disana juga duka kita semua yang ada di negeri ini. Kalau ada pertanyaan seputar tulisan ini, langsung komentar aja yak. Bakalan dibales kok. Terimakasih. *Keep Spirit, Indonesia always with you*

0 komentar:

Posting Komentar

Melankolis Muda Yang Suka Nulis Apa Saja