Blog Yang Berisi Tentang Pengalaman Jalan, Keliling, Kegalauan Dan Sedikit Gado-gado

Minggu, 18 Desember 2016

Cerita Dibalik Jalan-jalan Ke Bandara Internasional Seokarno Hatta

Cerita Dibalik Jalan-jalan ke Bandara Internasional Soekarno Hatta
Foto : Bima Widjanata

Pasti tahu kan yang namanya bandara? Nah di Jakarta sendiri sebenarnya hanya memiliki satu bandara saja yang benar-benar berada di kawasan Jakarta yakni Bandara Halim Perdana Kusuma. Namun ada satu bandara lagi yang sebenarnya berada di luar daerah region Jakarta tapi masyarakat banyak mengungkapkan kalau bandara yang satu ini merupakan berada di Jakarta. Bandara Soekarno Hatta adalah salah satu Bandara unggulan yang ada di Indonesia, dan bandara ini lah yang katanya orang-orang berada di Jakarta padahal sebenarnya berada di region Tangerang, provinsi Banten.

Angkasa Pura II bekerja sama dengan Liputan 6 mengundang para blogger dan beberapa mahasiswa kampus Liputan 6 untuk dapat hadir ke bandara internasional Soekarno Hatta. Saya sendiri salah satu blogger yang memiliki kesempatan untuk dapat ikut serta. Menurut pemikiran saya, kita semua akan diajak keliling terminal 3 yang katanya baru saja dibangun dan merupakan terminal yang mewah. Namun pemikiran itu salah, ternyata kita semua diberikan pengetahuan baru mengenai skytrax.

Sebenarnya skytrax itu apa sih? Skytrax sendiri adalah suatu perusahaan yang berkaitan dengan masalah penerbangan. Jadi perusahaan ini yang melakukan survei terhadap maskapai, bandara, hiburan, dan hal-hal lain yang masih berhubungan dengan penerbangan. Nah untuk di Indonesia sendiri pastinya maskapai Garuda Indonesia menjadi unggulan untuk dilakukan survei, namun kali ini bukan untuk membahas masalah maskapai melainkan bandar udara.

Narasumber Dari Angkasa Pura II
Foto : Bima Widjanata
Mengapa Angkasa Pura mengundang blogger? Ungkap dari Robby Saputra salah satu Contact Manager yang saat itu hadir mewakili Eka Maria, tujuan sebenarnya Angkasa Pura mengundang blogger yakni ingin bisa memberikan cerita melalui tulisan para blogger mengenai apa saja pelayanan yang sudah diberikan oleh Angkasa Pura kepada masyarakat. Alasan kedua pastinya untuk menjalin tali silaturahmi dan untuk berimprovisasi. Angkasa Pura tidak memaksa para blogger untuk melakukan vote karena memang vote sendiri adalah sebuah cerminan dari konsumen tanpa ada paksaan.

Bandara Soekarno Hatta
Foto : wikipedia.com
Bandara yang saat ini menjadi unggulan daripada bandara-bandara lain yang berada di Indonesia adalah bandara Soekarno Hatta dan Kualanamu. Dua bandara ini adalah bandara Internasional, namun memiliki perbedaan yakni kalau di bandara Kualanamu memiliki satu fasilitas alat transportasi masal yang bisa mengangkut penumpang selain pesawat. Meskipun saya sendiri belum pernah sampai ke bandara ini namun sekilas melihat di televisi dan internet kalau bandara ini benar-benar luar biasa. Akses untuk menuju bandara juga sangat mudah karena sudah saya jelaskan kalau Kualanamu juga punya stasiun kereta. Namun kemudahan transportasi ini yang masih belum dimiliki oleh bandara Soekarno Hatta.

Angkasa Pura II terus melakukan upaya untuk melakukan pembenahan guna untuk menaikkan ranking. Dalam tiga tahun terakhir bandara Soekarno Hatta saja hanya mampu masuk ke dalam 60 besar saja, dan untuk tahun ini berusaha untuk menjadikan Bandara Soekarno Hatta masuk ke dalam 50 besar. Hal ini memang bukanlah hal yang mudah karena ada 39 kriteria yang harus dipenuhi untuk menjadi yang terbaik.

Untuk di 17 tahun terakhir, bandara yang menjadi yang terbaik sebenarnya adalah bandara yang berada di daerah Asia lho, seperti CHANGI Airport yang berada di Singapura, Hongkong Internasional Airport, dan Icheon Airport yang berada di Korea Selatan. Tiga bandara tersebut mendominasi dan silih berganti di urutan teratas.

Pemberian Pemahaman Pelayan Dasar
Foto : Bima Widjanata
Menurut angkasa pura, hal yang paling dasar apabila ingin memberikan yang terbaik kepada para penumpang pesawat adalah masalah AC, Pencahayaan, Value Added Service, Wi-Fi, Hospitaly, Kebersihan, dan Troly.

Apabila membahas AC, pastinya semua membutuhkan yang satu ini. Jadi jangan sampai ada kerusakan parah yang sampai mengganggu kenyamanan dari penumpang.

Pencahayaan di bandara saya rasa memang sangat dibutuhkan, bahkan untuk keselamatan. Apabila pencahayaan kurang menurut saya bisa mengganggu penerbangan. Contohnya bila pada saat mati listrik dan genset atau entah apa yang digunakan bandara sebagai sumber tenaga untuk pencahayaan kurang berfungsi dengan baik maka bukan tidak mungkin pesawat yang akan landing akan tidak jadi bahkan bisa saja akan terjadi kecelakaan.

Value Added Service, merupakan layanan tambahan agar penumpang menjadi tidak jenuh dengan perjalanannya. Hal ini sangat penting untuk dilakukan, mengapa? Ya karena penumpang yang datang pasti akan merasa tersanjung bila diberikan layanan tambahan ini pasti akan memberikan nilai plus pula. Free Wi-Fi, kalau yang ini hampir dan sebagian besar pasti akan membutuhkan.

Untuk Hospitaly, ini berhubungan dengan kesehatan, jadi bila ada penumpang yang mengalami gangguan kesehatan bisa langsung menuju ruang kesehatan atau hospitaly. Nah kemudian kebersihan dan troly. Mengapa saya gabungkan? Ya menurut saya adanya troly ditempat sembarang pasti akan mengganggu pemandangan, dan mungkin segi penilaian sesorang pasti mengungkapkan kalau itu tidak bersih dan rapi.

Nah dalam pengalaman saya yang berkeliling di terminal 1 bandara Soekarno Hatta, yang notabennya adalah terminal tua yang saat ini sedang dicoba dilakukan pembenahan agar tampak lebih muda lagi. Selama saya berkeliling yang namanya kebersihan, troly, pencahayaan, wi-fi, dan AC sudah sangat bagus meskipun ini berada di terminal 1. Saya berfikir “ini hanya berada di terminal 1, apalagi terminal 3 yang katanya sudah mewah”. Hal ini selalu terngiang, karena menurut saya terminal 1 ini saja sudah mewah. Nah untuk pelayanan tambahan saya tidak tahu karena saya tidak sempat masuk dan menuju pesawat hehe. Kemudian juga untuk hospitaly juga tidak menemukan tempatnya, karena saya kemarin keliling juga sekalian sholat jumat, jadi tidak full berkeliling.

Jajanan Yang Berada Di Terminal 1B
Foto : Bima Widjanata
Pasti yang namanya bandara akan ada toko atau booth untuk berjualan. Nah hal ini juga salah satu daya tarik dari pengunjung untuk semakin betah berada di bandara. Pengalaman saya kemarin ke salah satu resto yang ada di terminal 1, tempatnya sangat nyaman dengan interior yang sangat menarik. Masakan yang menjadi salah satu andalan pun juga beraneka ragam dan rasanya sangat nikmat.

Mengapa kita harus memperhatikan penumpang hingga akhir? Untuk meningkatkan peringkat memang diperlukan sebuah kontribusi masyarakat sebagai pengunjung. Dan pemberian pelayan kepada penumpang sendiri adalah turun dari pesawat hingga naik kendaraan bermotor untuk meninggalkan bandara. Disitulah kinerja dan pelayanan dari bandara dilihat dan dikaji oleh skytrax.

Untuk menunjang kemudahan penumpang, di terminal 3 juga dibuat smart parking untuk mempermudah masyarakat untuk melakukan parkir. Dan juga saat ini juga diciptakan sebuah aplikasi untuk penerbangan dari PT Angkasa Pura II yang bernama Indonesia Airports. Aplikasi ini membantu masyarakat untuk melihat fasilitas apa saja yang akan didapatkan oeh penumpang dari suatu maskapai, memilih kendaraan dari bandara saat ingin meninggalkan bandara, jadwal kedatangan dan keberangkatan pesawat, cuaca, dan bahkan juga bisa melakukan booking tiket pesawat.

Semua improvisasi yang dilakukan oleh Angkasa Pura II sejatinya untuk menaikkan peringkat Indonesia di mata dunia. Karena dengan terpandangnya bandara yang ada di Indonesia, daya tarik wisatawan asing juga akan meningkat dan nama Indonesia pasti akan semakin banyak dikenal. Marilah kita sebagai masyarakat selalu mendukung dan berdoa atas usaha-usaha apa saja yang telah dilakukan oleh Angkasa Pura II. Dan semoga 2 bandara internasional yang menjadi unggulan dari Indonesia semakin terus meningkat dari segi pelayanan dan fasilitas, sehingga nantinya bisa menjadi salah satu bandar udara terbaik di dunia dan membanggakan Indonesia. 

Inilah sedikit kisah pertamaku saat ke Bandara Internasional Soekarno Hatta. Bukan Hanya untuk bersenang-senang namun juga untuk memperoleh ilmu baru dan pastinya menyebarkan ilmu yang telah saya dapatkan kepada masyarakat luas. (Bima Widjanata Suwaji)

sedikit video perjalanan saat ke bandara internasional Soekarno Hatta




0 komentar:

Posting Komentar

About