Blog Yang Berisi Tentang Pengalaman Jalan, Keliling, Kegalauan Dan Sedikit Gado-gado

Sabtu, 15 Oktober 2016

Diabetes Dan Cara Menghindarinya



Lomba Menulis Blogger "Cegah, Obati, dan Lawan Diabetes"
Foto : Dok Pribadi

Diabetes, merupakan salah satu dari empat prioritas penyakit tidak menular. Bagaimana tidak? Kalau diabetes merupakan penyakit yang dapat menyebabkan kematian nomor 3. Gejala dari penyakit ini memang tidak begitu menakutkan seperti penyakit-penyakit lainnya, namun efek dari penyakit diabetes sangat dan sangat menakutkan bahkan bisa lebih dari penyakit lainnya. Perlu diketahui bahwa pengidap penyakit diabetes dapat memperbesar kemungkinan 2 kali lebih besar terkena serangan jantung. Diabetes juga merupakan penyebab utama dari kebutaan, gagal ginjal, amputasi tungkai bawah, dan beberapa akibat jangka panjang yang dapt membuat mutu hidup menjadi lebih rendah.

Di Indonesia diabetes banyak juga dijuluki penyakit kencing manis. Indonesia juga memiliki rekor mengenai diabetes. Pada tahun 2015, Indonesia menduduki peringkat ke tujuh dunia sebagai negara yang memiliki prevalensi penderita diabetes tertinggi dunia bersama China, India, Amerika Serikat, Brazil, Rusia, dan Meksiko dengan jumlah estimasi orang yang mengidap diabetes sebesar 10 juta. Ini bukanlah prestasi yang dapat dibanggakan seperti atlet yang mendapatkan medali di pesta Olimpiade, melainkan sebuah hal buruk bagi Indonesia. Penderita diabetes di Indonesia sebagian besar tidak mengetahui bahwa dirinya mengidap penyakit mematikan ini, dan berpotensi untuk mengakses layanan kesehatan dalam kondisi yang sudah terlambat.

Saya memiliki sebuah kisah pilu mengenai penyakit yang satu ini. Nenek dari ibu mengidap penyakit ini. Sebagai penderita diabetes memanglah semuanya harus serba dijaga, seperti pola makan, minum, berat badan, dan masih banyak yang lainnya. Pada saat itu saya masih kelas 7 (kelas 1 SMP). Sebelumnya saya juga tidak mengetahui bahwa nenek merupakan pengidap penyakit yang menjadi sorotan ini, namun lambat laun saya mengerti secara perlahan. Pada awalnya, saat nenek mengidap penyakit ini mengalami luka kecil di kaki, semakin lama luka yang diderita nenek semakin parah. Biasanya luka pada kulit hanya akan menimbulkan sakit biasa dan akan sembuh dalam 2-4 hari. Tapi untuk luka yang diderita oleh nenek tidak tidak kunjung sembuh sampai 3 minggu. Setelah minggu ke 3 memang baru dibawa ke rumah sakit ummu, dengan kondisi luka yang semakin parah. Sesampainya di rumah sakit memang dilakukan perwatan intensif terhadap luka yang sialami oleh nenek, namun sempat pindah ke rumah sakit swasta karena perawatan yang dilakukan oleh petugas medis kurang begitu bagus menurut keluarga. Luka yang dialami oleh nenek memanglah parah, sampai mengeluarkan nanah dan bengkaknya sudah diluar ambang batas wajar. Dan akhirnya nenek dibawa ke tempat terapi ozon, yang menurut beberapa orang pengobatan ini dapat menyembuhkan penyakit yang diderita oleh nenek.

Awalnya memang ada perubahan signifikan yang dialami oleh nenek. Kesehatan nenek semakin lama semakin membaik. Luka di kaki nenek juga semakin mengalami perubahan menjadi agak kering. Namun tidak tahu mengapa setelah beberapa lama dirawat, nenek meminta untuk pulang. Selang 3 hari kemudian nenek meninggal dunia. Hal ini membuat saya dan seluruh keluarga bekambung. Dan sejak saat itu pula saya selalu mengingat betapa bahayanya penyakit yang bernama diabetes.

Faktor Penyebab Terjadinya Diabetes
Foto : Dok Pribadi
Sebenarnya diabetes ini ditimbulkan oleh manusia itu sendiri. Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan diabetes, dan sebagian besar masyarakat Indonesia banyak melakukan hal ini. Diantaranya yaitu:
1. Masyarakat minim aktifitas fisik
            Sebagian penduduk Indonesia memanglah sangat kurang aktifitas fisik. Jangan sampai menyalah artikan aktifitas fisik adalah olahraga, karena main catur juga merupakan olahraga namun tidak melakukan aktifitas fisik. Lebih tepat apabila melakukan aktifitas fisik, karena jika melakukan aktifitas fisik pasti juga melakukan kegiatan olahraga. Sebetulnya dengan melakukan aktifitas fisik kita akan membakar kalori yang ada dalam tubuh, sehingga resiko akan timbulkan diabetes akan semakin berkurang.
2. Merokok berlebih
            Tidak bisa dipungkiri lagi kalau masyarakat Indonesia banyak yang merokok. Dengan merokok biasanya dibuat alasan. Seperti halnya dengan meokok butuh minum teh hangat manis, kuenya manis. Belum lagi jika diajak untuk melakukan aktifitas fisik rokok juga dijadikan alasan karena nafas kurang kuat dan masih banyak lagi yang lain.
3. Kurangnya konsumsi buah dan sayur
            Kurangnya kesadaran bahwa kebutuhan akan buah dan sayur memang sangat penting bagi kelangsungan hidup manusia memang masih sangat rendah. Makanan camilan orang Indonesia pun jarang yang menggunakan buah. Apalagi anak jaman sekarang lebih menyukain makanan fast food yang notabennya minum akan sayur. Kebiasaan makan gorengan juga efek kurangnya makan buah. Padahal dengan mengkonsumsi buah dan sayur, tubuh manusia akan merasakan keseimbangan. Misalkan manis yang dihasilkan oleh buah merupakan manis yang alami.
4. Makan dan minum sembarangan
            Kembali lagi kepada kebiasaan makanan fast food, karbohidrat yang ada dalam kandungan makanan ini sangatlah besar. Belum lagi pasangan dari makanan ini adalah minuman bersoda. Minuma bersoda sendiri mengandung glukosa dan sukrosa yang amat tinggi. Sebenarnya kebutuhan gula seorang manusia dalam satu hari hanya 2 sendok makan, itu pun sudah termasuk dalam makan (nasi, lauk, dan camilan). Meminum alkohol juga akan menimbulkan masalah besar yang bukan hanya diabetes yang akan timbul pada tubuh manusia jika mengkonsusi ini, bahkan penyakit-penyakit lain akan muncul.

Tips bagi masyarakat Indonesia agar terhindar dari diabetes. Sebenarnya mudah saja, namun kadang masyarakat enggan bahkan tidak memperhatikan hal apa saja yang dapat menyebabkan menurunnya kemungkinan timbulnya diabetes. Diantaranya:
1. Melakukan pengecekan gula darah secara teratur
2. Melakukan diet sehat (mengurangi konsumsi karbohidrat berlebih karena karbohidrat juga mengandung gula)
3. Mengkonsumsi buah dan sayur secara teratur
4. Mengurangi makanan fast food
5. Melakukan aktifitas fisik (setidaknya menyempatkan melakukan aktfitas fisik selama 30 menit dalam satu hari, kalau bisa lebih karena tidak ada salahnya melakuka aktifitas fisik)
6. Mengurangi konsumsi gula (dalam satu hari tidak boleh lebih dari 2 sendok makan, sudah termasuk dalam makanan yang dikonsumsi)
7. Tidak mengkonsumsi minuman beralkohol dan mengurangi minumann bersoda

Banner Lomba BlogFoto : Dok Pribadi 
Semoga masyarakat Indonesia semakin tahu akan diabetes dan semakin sadar akan bahayanya penyakit ini. Karena dengan begitu masyarakat akan memiliki pola hidup yang sehat. Dan semoga pengidap diabetes di Indonesia akan semakin berkurang. Mari sadarkan diri sendiri terlebih dahulu, kemudian menyadarkan orang disekitar kita agar kita lebih mengerti dan paham dan mengerti akan bahaya yang ditimbulkan oleh diabetes. (Bima Widjanata Suwaji)

 #LawaDiabetes Indonesia #lebihbaik
Banner Lomba BlogFoto : Dok Pribadi 


4 komentar:

  1. Seremnya lagi potensi penyakit diabetes diturunkan ke anak itu lho mas :( kan jadi merasa bersalah dua kali...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bisa dicegah kok kalau kita menjaga kesehatan dengan pola hidup sehat, banyak aktifitas fisik dan juga harus bisa mengurangi konsumsi yang manis-manis kecuali dari buah gpp

      Hapus
  2. duh emang ya kesehatan itu mahal. lebih baik mencegah sedini mungkin

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sip
      Kita harus mencegah
      Karena mencegah lebih baik daripada mengobati

      Hapus

About